Jelang 2024, Ansor Kudus Berikan Pendidikan Politik ke Kadernya

0

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Ansor Kabupaten Kudus memberikan pendidikan politik ke kadernya menjelang tahun 2024, acara tersebut digelar di Balai Desa Demaan yang dihadiri oleh 132 ranting se-Kabupaten Kudus, Kesbangpol dan jajaran lainnya, Kamis (20/10/2022).

Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus Abu Bakar mengatakan, hal itu merupakan tugas pokok fungsi pemerintah yang merupakan bagian dari tupoksi.

“Seminar bertajuk wawasan kebangsaan dan bela negara itu, bertemakan pendidikan politik, sosial, ekonomi, dan budaya untuk generasi muda,” ujarnya saat ditemui usai mengisi acara seminar.

Menurutnya, hal itu berguna untuk menjaga dan merawat kearifan lokal budaya serta bahasa dengan kegiatan non fisik dalam membangun jiwa nasionalis pada organisasi masyarakat agar menjaga kerukunan dan cinta tanah air.

“Sebagai contoh, untuk benteng pancasila di Kabupaten Kudus. Selain itu, untuk pencegahan dan kewaspadaan. Mengingat, banyak organisasi zaman sekarang tanpa bentuk, tau tau ingin merorong pancasila kita harus deteksi dini dan waspada. Salah satunya kegiatan seperti ini,” tandas Abu sapaan akrabnya.

Dirinya juga berpesan agar selalu bersatu padu dalam menjaga pancasila meskipun memiliki pendapat yang berbeda.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kudus Dasa Susila mengatakan, kegiatan itu berguna dalam membangun dan memberikan kapasitas bagi Gerakan Pemuda Ansor.

“Kegiatan itu berguna untuk membangun mainset temen muda khususnya Ansor. Serta memberikan kapasitas dalam meningkatkan ideologi dan menebarkan kecintaan terhadap NKRI,” ungkapnya kepada Samin News.

Para peserta gerakan pemuda Ansor saat mengikuti wawasan kebangsaan di Balai Desa Demaan
Para peserta gerakan pemuda Ansor saat mengikuti wawasan kebangsaan di Balai Desa Demaan

Dirinya juga mengingatkan kepada generasi muda agar memiliki sumbangsih terhadap membangun sebuah kebangsaan. Serta kontruksi yang kuat.

“Generasi muda juga harus punya sumbangsih terkait membangun sebuah kebangsaan. Serta membangun konstruksi yang kuat terhadap mencintai tanah kelahiran,” ucapnya.

Dirinya berharap untuk generasi pemuda agar membantu mensosialisasikan terkait wawasan kebangsaan dilingkungan terdekat.