Dishanpan Jateng Gelar Bazar Pangan Murah di Kudus

0
Dyah Lukisari selaku Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Bersama Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo, (Foto : Adam Naufaldo)
Dyah Lukisari selaku Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Bersama Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo, (Foto : Adam Naufaldo)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Gelar Bazar Pangan Murah bersama Pemerintah Kabupaten, dan Tim Penggerak PKK Kudus bertempat di GOR Wergu Wetan yang dimulai pukul 08.00 Wib hingga 11.00 pada, Kamis (8/9/2022).

Dyah Lukisari selaku Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyebut dengan diadakannya Bazar Pangan Murah itu diharapkan bisa membantu masyarakat Kudus dalam mengakses pangan dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini saya harapkan bisa membantu masyarakat mengakses pangan lebih murah, karena dampak dari kenaikan BBM,” kata Dyah saat ditemui di GOR Wergu Wetan.

Tampak beberapa warga mengantri di stand bazar pangan murah
Tampak beberapa warga mengantri di stand bazar pangan murah

Permasalahan tersebut tidak bisa dihindarkan karena berpengaruh di harga pangan yang perlahan melonjak naik. Sebab Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan komponen utama dalam transportasi dan untuk produksi.

“Tidak bisa dipungkiri harga pangan pelan pelan merangkak naik. Karena komponen yang paling utama untuk transportasi. Untuk produksi paling penting BBM,” terang Dyah sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, pihaknya berupaya sebanyak mungkin untuk mengadakan kegiatan bazar atau operasi pasar khususnya di wilayah Jawa Tengah. Seperti di Kudus yang sudah dilaksanakan dan Jumat berencana mengadakan di Boyolali.

“Makanya Kita berupaya sebanyak mungkin melakukan kegiatan bazar ataupun operasi pasar yang dilakukan di wilayah Jateng. Kali ini di Kudus, mungkin Jum’at oprasi di Boyolali, kemudian ada juga rencana di Cilacap, Kebumen juga ada,” bebernya.

“Jadi keliling terus agar masyarakat bisa mengakses pangan lebih murah. Kenapa bisa murah karena didalamnya ada subsidi dari pemerintah dalam hal distribusi pangan jadi kalau Gapoktan kirim pangan dengan dibantu dengan distribusinya BBM,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo mengatakan, terkait kenaikan BBM itu Pemkab Kudus bekerja sama dengan Dishanpan mengadakan bazar murah.

“Kenaikan bbm, kita mengantisipasi hal itu bekerja sama dengan Dishanpan provinsi mengadakan bazar murah. Bazar disini harga dibawah pasar semua, contoh beras dipasaran 10.500 kita jual 9.400. Semoga bisa membantu, cabai juga mahal,” katanya.

Lebih lanjut, Mawar Hartopo menjelaskan kegiatan itu untuk mengantisipasi Inflasi agar kondisi harga pangan aman terkendali dan kebutuhan pokok harus tetap tersedia.

“Bazar tersebut ada yang menggunakan khusus kupon sembako dan tidak agar penataannya lebih mudah. Yang sudah berkecukupan dimohon untuk mengalah dan mengayomi warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Penulis
Adam Naufaldo