Kudus Genjot BIAN, Wujudkan Dunia Bebas Polio di Tahun 2026

0
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Andini Aridewi, (Foto : Adam Naufaldo)
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Andini Aridewi, (Foto : Adam Naufaldo)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Andini Aridewi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kudus menyebut pelaksanaan BIAN tahun ini memiliki tujuan meningkatkan imunitas masyarakat terhadap penyakit campak-rubella.

Andini sapaan akrabnya menjelaskan terkait jumlah sasaran BIAN Rubela sebanyak 432.272 sasaran. Serta mengejar sasaran imunisasi berusia 12-59 bulan.

“Untuk bian yang mr Rubela 432,272 sasaran Sedangkan disamping 9-59 bulan. Untuk imunisasi kejar sasarannya 12-59 bulan. Untuk DPT-HB-HiB sejumlah 3540 balita. Opv 3540. Ipv 5500 balita,” kata dia (5/8/2022).

Lebih lanjut, MR Rubela diberi untuk sasaran usia 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya mengenai kelengkapan dalam diberikannya imunisasi.

“Karena mr diberikan untuk sasaran 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Apakah dia sudah lengkap atau belum tetap diberikan imunisasi mr nya,” katanya.

Nantinya pelaksanaan pertama bertempat di desa dan kelurahan melalui posyandu yang ada. Serta melihat perkembangan berikutnya.

“Tapi faskes tetap disiapkan yaitu 19 puskesmas dan 7 rumah sakit dan siap melakukan BIAN ini,” ungkapnya.

“Seiring berjalannya waktu akan dilakukan evaluasi sekaligus screening bilamana dimungkinkan kita harus mendekatkan akses ke sekolah nanti juga akan dilakukan,” sambungnya.

Kemudian akan menyesuaikan sasaran per masing-masing posyandu. Dengan 886 posyandu siap melayani semua masyarakat yang hadir dan akan diberi jadwal dari puskesmas secara bertahap.

“Untuk mr BIAN selama bulan Agustus diharapkan capaian tidak kurang dari 95%. Untuk imunisasi kejar dimulai Juni kemarin. Diharapkan semua ditahun 2023 Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sudah tercover yang tergantung dengan usia,” imbuhnya.

Penulis
Adam Naufaldo