Pameran Pragolo Pati Festival Diharapkan Tumbuhkan Perekonomian

0
99
Bupati Haryanto foto bersama dengan jajaran forkopimda saat kegiatan Pragolo Pati Festival
Bupati Haryanto foto bersama dengan jajaran forkopimda saat kegiatan Pragolo Pati Festival

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) menggelar Pragolo Pati Festival yang dibuka, Jumat (5/8/2022) hari ini sampai Minggu (7/8/2022).

Bupati Pati, Haryanto mengatakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan perekonomian termasuk mendorong dan diharapkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mampu bangkit pasca pandemi.

“Dalam rangka membangkitkan ekonomi kita buka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Atas dukungan Bank Jateng dapat CSR, kita bagi termasuk untuk mensupport IKM/UMKM, lalu Rumah Kreatif ini memberikan wadah untuk berkarya,” ucap Haryanto di sela kegiatan kepada wartawan.

Di samping mendorong bangkitnya perekonomian UMKM, ia menyebut melalui pameran di Plaza Pragolo selama tiga hari itu produk-produk lokal akan semakin dikenal luas. Sehingga nantinya bisa berdampak positif terhadap penjualan produk-produk dalam daerah.

“Kegiatan ini untuk mempromosikan agar produk jualannya bisa dikenal di tempat lain dan menumbuhkan ekonomi bagi daerah dalam skala luas. Diikuti 77 IKM baik dari OPD maupun pelaku swasta,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pati, Nur Sukarno menambahkan mendukung terselenggaranya kegiatan pameran bazar UMKM. ia sependapat dengan Bupati Pati, Haryanto bahwa melalui pameran ini produk UMKM akan semakin dikenal masyarakat.

“Sejak 2,5 tahun ini tidak ada kegiatan, jadi dengan PPF 2022 ini saya selaku pembina di Pumima (Paguyuban kelompok usaha mikro mandiri) harapannya ke depan eksistensinya sudah berjalan melalui jualan online, nah melalui pameran semacam ini bisa lebih luas lagi,” ujarnya.

Karena, lanjut Sukarno sektor UMKM sudah terbukti dengan goncangan ekonomi ketika pandemi Covid-19 kemarin itu terbukti bisa bertahan sebagai penopang perekonomian melalui padat karya.