Pengunjung Candi Borobudur Dibatasi! Tarif Wisman 100 Dolar, Berapa Wisatawan Domestik?

0
17
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

SAMIN-NEWS.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah akan membatasi jumlah pengunjung di kawasan wisata Candi Borobudur, Jawa Tengah. Jumlah wisatawan akan ditekan hingga sebanyak 1.200 orang per hari.

Selain pembatasan pengunjung ke kawasan wisata Candi Borobudur tersebut, juga dilakukan penerapan kebijakan tarif baru untuk tiket masuknya. Baik bagi wisatawan domestik, pelajar hingga wisatawan mancanegara (Wisman).

“Untuk wisatawan domestik, misalnya, dikenai tarif Rp 750.000 per orang, dan US$ 100 dolar untuk wisatawan mancanegara. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja,” kata Luhut yang dikutip Samin News dari akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan Sabtu (4/6/2022).

Pembatasan jumlah pengunjung lewat penetapan harga tiket masuk kawasan wisata itu, menurut Luhut, semata-mata untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

Luhut menyatakan nantinya semua turis wajib disertai dengan pemandu wisata (tour guide) dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur. Hal itu, menurutnya dilakukan demi menyerap lapangan kerja baru di kawasan candi.

“Sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang,” imbuhnya.

Lebih jauh Luhut menjelaskan pemerintah kini tengah mengembangkan konsep Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional. Oleh karena itu sinergi antara konservasi dan pariwisata melalui mekanisme single authority agency (badan otoritas tunggal) terus dilakukan.

Dengan begitu, Borobudur nantinya diharapkan bukan hanya menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga destinasi wisata berkualitas.

Ia pun memastikan destinasi wisata berkualitas tersebut sudah mulai menerapkan prinsip ekonomi biru, hijau, dan sirkular sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

Per hari ini telah dilaksanakan uji coba penggunaan bus listrik sebagai shuttle bus kendaraan pariwisata. Rute perjalanan shuttle bus ini meliputi Borobudur-Malioboro-Prambanan.

Luhut yakin dengan penggunaan kendaraan listrik dan energi baru terbarukan, bakal kian mempertegas komitmen Indonesia dalam penggunaan energi ramah lingkungan.