20 Pelaku IKM Tunggu Sertifikat Hak Merek

0
Deretan produk hasil IKM Plaza Pragolo Store
Deretan produk hasil IKM Plaza Pragolo Store

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebanyak 20 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Pati memperoleh fasilitasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mendaftarkan hak paten berusaha dalam kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Merek pada 14 Juni 2022 kemarin.

Kepala Bidang Industri, Heru Suprijanto menyatakan setelah pendaftaran hak kekayaan intelektual selesai, pelaku usaha masih menunggu proses selanjutnya yakni verifikasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Tindaklanjut dari kegiatan pendaftaran merek kemarin itu diverifikasi terlebih dahulu lalu baru diterbitkan sertifikat dari Kumham Provinsi (Jawa Tengah),” ujar Heru Suprijanto kepada Samin News, Selasa (21/6/2022).

Dia menjelaskan saat proses verifikasi tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang hingga tiga bulan lamanya. Sebab, kata dia pada proses verifikasi itu dari Kemenkumham mengirimkan informasi alamat email pemilik.

Informasi itu untuk mengecek berkas yang dikirimkan oleh pelaksanaan usaha apakah telah sesuai atau sebaliknya. Ketika belum sesuai, maka pemohon atau yang bersangkutan bisa melakukan sanggahan.

Prosesnya berapa lama tergantung ada sanggahan apa tidak yang didaftarkan, pemberitahuan dari Kumham lewat email yang bersangkutan. Tapi rata-rata sampai membutuhkan waktu tiga bulan,” jelasnya.

Karena hak merek adalah perlindungan bagi pemilik merek yang terdaftar dengan memiliki salah satu bentuk perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) itu, maka pemiliknya bisa memakai merek usaha secara eksklusif.

Oleh sebab itu, dirinya mendorong bagi pelaku usaha baik UMKM maupun IKM segera mendaftarkan merek. Di sisi lain, ini menjadi sarana promosi terhadap produk yang bersangkutan.

Tetapi, dia belum mengetahui pasti kapan ada lagi kegiatan pendaftaran merek. Sebab, Disdagperin hanya memfasilitasi dari pelaku usaha yang mengajukan kepada instansinya.

“Ke depannya ya belum tau, soalnya itu tergantung nanti apa ada yang mengajukan apa ndak,” pungkas Heru.(adv)