Petani Bawang Merah Lokal Didorong Tingkatkan Kualitas Produknya

0
57
Petani Bawang Merah Lokal Didorong Tingkatkan Kualitas Produknya
Petani Bawang Merah Lokal Didorong Tingkatkan Kualitas Produknya

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kabupaten Pati termasuk menjadi daerah penyokong kebutuhan komoditas bawang merah khususnya di Jawa. Sebab, banyak daerah lain di Jawa Tengah yang menjadi sentra produksi bawang merah, seperti Brebes, Grobogan hingga Demak.

Banyaknya daerah penghasil bawang merah itu, menyebabkan persoalan melimpahnya komoditas dan berimplikasi pada anjloknya harga bawang di tingkat petani lokal. Di sisi lain, kualitas bawang merah lokal cenderung belum mampu bersaing dengan daerah lain.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Hadi Santosa, menyebut perdagangan bawang merah di Pati menggunakan sistem pasar terbuka tidak ada batasan.

Sementara masyarakat sebagai konsumen mempunyai hak untuk memilih yang mana akan dibeli dengan pertimbangan mungkin harga murah maupun pertimbangan kualitas.

Atas dasar itu, pihaknya mendorong petani bawang merah lokal untuk memperhatikan kualitas produknya agar bisa bersaing di tengah persaingan pasar terbuka.

“Ini menjadi tantangan bagi petani untuk meningkatkan kualitas produknya. Dari sisi cara penanaman atau mungkin dari bibitnya. Sehingga menghasilkan paling tidak kualitasnya mendekati dari daerah lain,” kata Hadi kepada Samin News, Kamis (31/3/2022) kemarin.

Disinggung bagaimana mencari pasar ekspor, dirinya mengaku jika petani bawang merah lokal belum ada yang merambah kesana. Tetapi, pihaknya menegaskan, jika ingin ekspansi pasar ekspor yang harus diperhatikan adalah menjaga produknya.

Memang untuk persyaratan ekspor, dia mengungkapkan bahwa petani harus memenuhi syaratnya karena bersaing dengan negara-negara lain yang jika dilihat kualitasnya, dimungkinkan di atas petani lokal.

“Terkait dengan ekspor, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian hingga kelompok-kelompok petani. Kita berikan pembinaan, paling tidak mereka harus mampu memenuhi kualitas dan yang kedua syarat (administrasi) bagaimana ekspor itu sendiri,” pungkas Hadi.(adv)