Dewan Komentari Kebijakan Pemerintah terkait Pelarangan Takbir Keliling

0
Dewan Komentari Kebijakan Pemerintah terkait Pelarangan Takbir Keliling
Dewan Komentari Kebijakan Pemerintah terkait Pelarangan Takbir Keliling

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati resmi melarang masyarakat menyelenggarakan takbir keliling pada malam Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pelarangan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor: 339/1053 tertanggal 16 April 2022, tentang Larangan Penyelenggaraan Takbir Keliling pada malam Idul Fitri 1443 H di Kabupaten Pati.

Masyarakat menolak terkait dengan pelarangan takbir keliling tersebut. Cukup banyak di media sosial yang keberatan dengan kebijakan Bupati Pati Haryanto ini. Bahkan, beredar ada wacana menggelar aksi penuntutan untuk mencabut larangan takbir keliling ini.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Noto Subiyanto turut berkomentar. Menurutnya, di dalam SE tersebut yang dilarang adalah takbir keliling dengan menggunakan sound system.

“Yang dilarang itu mereka yang menggunakan sound system di atas truk. Kalau hanya takbir jalan kaki keliling desa itu boleh,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).

Sebenarnya, kata dia bupati tidak melarang diadakannya takbir keliling pada malam hari raya Idul Fitri nanti. Tetapi yang memakai sound system. Dirinya menilai perayaan seperti itu, bukan suatu bentuk perayaan Idul Fitri. Pasalnya, yang diputar bukanlah dengungan takbir, melainkan dangdut ataupun DJ.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini khawatir hal tersebut bisa menimbulkan konflik antar pemuda desa. Sehingga dilarang oleh Bupati melalui SE tersebut.

“Mereka yang naik di atas truk itu membunyikan lagu-lagu dangdut dan DJ melalui sound system yang besar. Harusnya kan yang namanya takbir itu ya takbiran bukan dangdutan,” tutupnya.(adv)