SMP Negeri 4 Pati Selenggarakan Workshop Media Pembelajaran Canva dan Google Sites

0
95
SMP Negeri 4 Pati selenggarakan workshop media pembelajaran aplikasi canva dan Google Sites
SMP Negeri 4 Pati selenggarakan workshop media pembelajaran aplikasi canva dan Google Sites

SAMIN-NEWS.com, PATI – SMP Negeri 4 Pati menyelenggarakan workshop media pembelajaran bagi guru-guru setempat. Media pembelajaran itu menggunakan aplikasi Canva serta Google sites di Aula SMP Negeri 4 Pati, Kamis (31/3/2022).

Saat ini guru dituntut mampu memahaman dan menguasai aplikasi media pembelajaran, juga mampu mengembangkan kreativitas pembelajaran di masa pandemi. Selain itu, kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk meningkatkan pemahaman guru tentang kurikulum prototipe.

Kepala SMP Negeri 4 Pati, Mulyono menyatakan pihaknya terus mendorong para guru selalu melakukan upaya penyesuaian metode belajar. Penyesuaian ini tak lain adalah guna meningkatkan mutu pelayanan pendidikan terhadap peserta didik.

“Mengupdate apa saja yang berkaitan dengan pendidikan. Termasuk pelatihan hari ini media pembelajaran. Apalagi kita sudah memasuki teknologi 4.0 semuanya berbasis IT,” katanya.

Kecanggihan teknologi digital saat ini dimasa pandemi Covid-19 adalah jawaban dari persoalan pembelajaran. Dimana metode pembelajaran beralih ke metode daring untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik.

Menurutnya, jika guru tidak mau melakukan penyesuaian perubahan dengan kecanggihan teknologi itu. Maka, yang ada yaitu akan ketinggalan zaman yang tak mampu mengimbangi metode secara daring itu.

Bahkan, jika guru mampu memahami dan menguasai aplikasi media pembelajaran tetap diperlukan kreativitas untuk menghidupkan dunia maya dalam iklim pendidikan.

“Mau tidak mau, guru juga Kepala Sekolah harus mengikutinya kalau tidak kita akan ketinggalan zaman. Melalui kegiatan ini, saya berharap guru istilahnya inovasi tanpa. Karena zaman mengalami perubahan yang sangat cepat,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Winarto menambahkan sebagian besar guru belum mampu menguasai media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitiannya, 61 persen guru kurang maksimal dalam memahami metode pembelajaran daring menggunakan teknologi digital.

“Sehingga ini (workshop) penting untuk menjawab persoalan tersebut. Kita introspeksi yang terbaik adalah melakukan sesuatu untuk meningkatkan,” jelas Winarto.