Gubernur Kaltim Harap Pemindahan IKN Diikuti Kesejahteraan Masyarakat

0
29
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor (dok. Kaltimprov)
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor (dok. Kaltimprov)

SAMIN-NEWS.com, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menilai prosesi penyatuan air dan tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai momentum yang bersejarah. Air dan tanah itu berasal dari seluruh daerah di Indonesia lalu dibawa gubernur ke titik nol IKN.

“Seluruh gubernur, seluruh daerah kumpul dan menyatukan tanah-tanah yang ada di wilayah Indonesia ini. Jadi ini sebuah sejarah yang menurut saya mungkin tak ada di dunia, baru kali ini terjadi di Indonesia,” terangnya seperti tayangan di kanal YouTube Setpres, Senin (14/3/2022).

Penyatuan air dan tanah itu menurutnya dimungkinkan baru pertama kali di dunia. Oleh karena itu, momen sejarah ini akan dikenang oleh generasi mendatang.

Isran menyebutkan bahwa pemindahan dan pembangunan IKN ini merupakan terobosan luar biasa yang datang dari seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).Dimana ini suatu keberhasilan mewujudkan rencana dari tiga presiden sebelumnya.

Rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta, kata Isran sebelumnya pernah disampaikan Presiden Ke-1 RI Soekarno. Saat itu, Soekarno ingin memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, di era Presiden Ke-2 RI Soeharto juga memiliki rencana memindahkan ibu kota ke Jonggol, Jawa Barat. Namun, rencana pemindahan tersebut urung dilakukan.

“Kemudian Bapak Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) juga ingin pindahkan itu ke Jonggol selatan,” ujar Isran.

Dengan pemindahan IKN ke Kaltim ini, dirinya berharap lebih kesejahteraan, pembangunan hingga perekonomian bisa merata. Itu diharapkan akan berdampak bagi warga Kaltim.

“Jadi dampak semuanya, apakah itu ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat akan mengikuti,” pungkasnya.