10 Startup Indonesia Ikuti SXSW Industri Kreatif Internasional

0
47
Sandiaga Salahuddin Uno melihat sepatu produk dalam negeri (dok kemenparekraf)

SAMIN-NEWS.com, Sebanyak 10 startup atau perusahaan rintisan domestik bakal mengikuti ajang industri kreatif tingkat internasional South by Southwest atau SXSW 2022 di Amerika Serikat pada 11-20 Maret. Tetapi, Indonesia mengikuti ajang industri kreatif itu secara virtual.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, merinci 10 startup itu terdiri PeduliLindungi, Ruang Guru, Ruang Halal, Tiga Token Digital, Sabahat Gemarikan, Eresto, Lokapoin, Everidea Interactive, UMG Idealab dan Omni Hotelier.

“Selamat kepada 10 startup terpilih. Mereka telah lolos dalam penilaian tim panitia seleksi dan berbagai instansi yang berkolaborasi. Seperti dari Kominfo, Kementerian Perindustrian, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional),” ujar Sandi dilansir Media Indonesia, Selasa (8/3/2022).

SXSW 2022, menurut Sandiaga sejalan dengan Presidensi G20 terkait dengan transformasi digital. Dimana perusahaan startup itu sebagai alternatif dari jawaban permasalahan di era teknologi sekarang ini. Oleh karenanya, dirinya bersyukur meski di tengah pandemi bisnis tetap bertahan.

Sementara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya menambahkan 2 startup Indonesia yang ikut dalam SXSW 2022 berperan penting terhadap penanganan permasalahan saat ini. Keduanya yaitu PeduliLindungi dan Ruang Guru.

“Aplikasi (PeduliLindungi) Kementerian Kesehatan ini sudah memiliki 93 juta pengguna per Maret ini, dengan delapan juta pengguna aktif setiap harinya. Ini menjadi wadah penting Indonesia dalam upaya penanggulangan pandemi covid-19 dengan sistem pelacakan dan pemetaan covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

Kemudian lanjut dia adalah Ruang Guru, yaitu aplikasi edu-tech yang banyak membantu dunia pendidikan di masa pandemi. Menurutnya, aplikasi ini terbesar di Asia Tenggara dengan memiliki 25 juta pengguna dan hampir 600 ribu ulasan.

“Konsistensi kehadiran Indonesia di SXSW ini sangat diperlukan untuk menunjukkan bahwa industri kreatif Kita memiliki kesiapan dan daya saing tinggi untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih maju,” tandasnya.