Angin Puting Beliung Hantam Tiga Desa di Wedarijaksa

0
206
Angin puting beliung menghantam di tiga desa Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (20/2/2022)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Angin puting beliung disertai hujan lebat memporak porandakan puluhan rumah di Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 12.30 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mencatat 84 atap rumah dan fasilitas umum lainnya rusak serta 2 pal listrik miring di Desa Tlogoharum.

Kejadian puting beliung di Desa Tlogoharum itu terjadi di wilayah RT 1 s/d 6, RW 1 dan RT 1/d 8 kecuali RT 5 di RW 2 desa setempat.

Berdasarkan data yang dimiliki, Kepala Pelaksana BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya menjelaskan angin puting beliung selain menimpa di Desa Tlogoharum, juga terjadi di desa lainnya. Adalah, Desa Tluwuk dan Kepoh, Kecamatan Wedarijaksa.

“Di Desa Tluwuk angin puting beliung mengakibatkan kerusakan RT 1 RW 1 sebanyak 2 rumah, RT2 RW 1 sebanyak 3 rumah, RT 6 RW 1 sebanyak 1 Masjid, RT 4 RW 2 yakni 6 rumah, RT 5 RW 2 sejumlah 5 rumah dan di RT 8 RW 2 sebanyak 8 rumah serta 1 Madrasah Bahrul Ulum,” kata Budi.

Kemudian, kata Budi kerusakan atap rumah atas angin puting beliung di Desa Kepoh Kecamatan Wedarijaksa yakni di wilayah RT 4 RW 1 sebanyak 4 rumah, wilayah RT 1 RW 2 sebanyak 6 rumah, RT 2 RW 2 antaranya 5 rumah, RT 3 RW 2 sejumlah 2 rumah.

Selain rumah, di Desa Kepoh angin puting beliung juga mengakibatkan kerusakan di RT 4 RW 2 yakni 2 Gudang Garam milik Kepala Desa (Kades) Kepoh Edy Sutrisno dan Sukawi.

Menurut Budi atas keterangan Kades Kepoh dan Kades Tlogoharum, menyebutkan bermula terjadi hujan deras. Sejam kemudian, tiba-tiba muncul angin, hujan deras disertai angin puting beliung.

“Sekira pukul 12.00 WIB terjadi hujan deras namun sekira pukul 12.30 WIB tiba-tiba muncul angin puting beliung disertai dengan hujan yang sangat deras. Sehingga menyebabkan kerusakan atap rumah warga di tiga desa yaitu Desa Tlogoharum, Kepoh dan Tluwuk,” ujarnya.

Kendati demikian, pemerintah terkait dengan kejadian puting beliung menyebut tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, untuk kerugian materi belum bisa dipastikan. Saat ini masih dihitung oleh pemerintah desa setempat. Sementara listrik PLN masih dalam perbaikan oleh tim dari PLN Kabupaten Pati.