Sopir Trailer Pati Tuntut Pemerintah soal Pangkalan Parkir

0
133
Suasana saat audiensi PSP yang didampingi Sarbumusi menuntut difasilitasi pangkalan truk trailer di kantor DPRD, Jumat (28/1/2022)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sejumlah sopir yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jumat (28/1/2022). Kedatangan para sopir truk trailer ini meminta agar dibuatkan fasilitas pangkalan parkir truck trailer.

Dalam kesempatan ini, mereka didampingi Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Pati saat audiensi dengan wakil rakyat di Ruang Badan Anggaran DPRD setempat.

Ketua Sarbumusi, Husaini menyatakan di Pati sempat memiliki pangkalan parkir yang lokasinya di Margorejo. Tetapi, saat ini oleh pemerintah setempat diubah peruntukannya yakni menjadi Plaza Pragolo.

Ketika dialihfungsikan itu, pemerintah daerah nampaknya tak memikirkan tanpa ada tempat pengganti untuk kebutuhan tempat parkir bagi kendaran muatan besar ini.

“Sebelumnya sempat punya pangkalan yang sekarang digunakan Plaza Pragolo. Para sopir memanfaatkan bahu jalan maupun parkir di SPBU, tetapi ini menimbulkan konflik lantaran mengganggu pengendara jalan,” ucapnya.

Oleh sebab itu, kebutuhan akan pangkalan parkir truk trailer dirasa cukup krusial. Pihaknya meminta kepada pemerintah daerah stakeholder terkait keamanan dan keselamatan para sopir agar diperhatikan.

Sementara itu Ketua PSP, M Syahidul Anam mengungkapkan nasib keamanan para sopir ini tak bisa dijamin. Pasalnya, yang pernah dialami ketika parkir liar adalah justru nasib malang menghampiri barangnya hilang.

“Utama terkait keamanan, saat parkir liar. Banyak pengalaman kawan-kawan itu kehilangan ban, aki ban serep, itu yang kita alami,” kata Anam.

Di pihak lain, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin yang juga memimpin jalannya audiensi mengaku aspirasi dari para sopir trailer ini akan diperjuangkan. Dirinya mengaku akan berkoordinasi dengan Eksekutif terkait usulan ini.

“Tentunya permintaan dari teman-teman ini akan kita perjuangkan. Ini tugasnya pak Bupati. Masalahnya setelah ada pragolo Pangkalan parkiran truck tidak ada, jadi parkir liar,” ucap Ali.(adv)