Rekanan Bendung Blado Akhirnya Menghabiskan Waktu Perpanjangan

0
81
Bendung Blado di Desa Jimbaran dan Bumirejo, Kecamatan Margorejo lengkap dengan sayap hilir kanan yang sudah tuntas (atas) dan juga sayap hilir kanan dan kiri, tapi penutupan hilir bendung belum dibuka.(Foto:SN/dok-ri)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pihak rekanan yang selama ini melaksanakan paket pekerjaan Bendung Blado, di Desa Jimbaran dan Bumirejo, Kecamatan Margorejo, akhirnya memanfaatkan perpanjangan waktu atas keterlambatan selama 40 hari kalender (HK). Dengan demikian, sisa seluruh waktu perpanjangan yang tinggal sepekan  tersebut tetap dimanfaatkan, baru pekerjaan itu bisa dituntaskan.

Untuk saat ini, papar pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Tari, pihaknya masih harus melaksanakan pekerjaan yang belum maksimal, salah satu di antaranya adalah saluran irigasi. Sedangkan untuk intek yang menyeberang atau melintang di jalan dengan lebar satu meter, Sabtu (22/Januari) 2022 sudah terselesaikan.

Hanya saja, untuk pengecoran plat penutup bagian atas dari material beton belum cukup umur sehingga alat berat jenis ekskavator belum bisa bergerak lalu lalang. ”Dengan demikian harus menunggu sampai Kamis (27/Januari) 2022 nanti, tapi alat berat tersebut masih harus melaksanakan pekerjaan pembongkaran penutup hilir bendung yang sampai saat ini belum kami buka,”ujarnya.

Intek melintang di tengah jalan yang berfungsi sebagai penyaluran air dari bendung ke saluran irigasi menuju areal lahan para petani (atas) dan pekerjaan pengecekan ketinggian elevasi bendung (bawah).(Foto:SN/dok-ri)

Pertimbangannya, lanjut dia, agar kondisi konstruksi bendung maupun sayap hilir baik kiri maupun kanan benar-benar maksimal, karena genangan air yang menghantamnya bila datang air dari hulu adalah sekaligus mengecek kemampuan konstruksi bangunan sayap tersebut. Akan tetapi, Kamis nanti penutup/tambak dari tanah galian itu memang harus sudah dibuka karena lingkungan paket pekerjaan harus dirapikan.

Dengan demikian, hal tersebut sudah dijadwalkan harus sudah berakhir Senin (31/Januari) 2022 pekan depan, karena hari kalender perpanjangan selama 40 hari memang sudah habis. Karena itu semua tanah galian yang masih menumpuk harus segera dilakukan penataan, sehingga pihaknya harus menambah satu lagi alat berat jenis ekskavator.

Di sisi lain, saat alat berat tersebut bekerja mudah-mudahan juga tidak selalu diguyur hujan. ”Sebab, kami juga masih harus melakukan penataan tanggul di hulu bendung sepanjang tidak kurang dari 100 meter, maka kami habiskan seluruh HK perpanjangan,”imbuhnya.