Peduli Lingkungan, Karang Taruna Desa Talun Tanam 10 Ribu Pohon

0
58

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebagai upaya melestarikan alam dan program penghijauan, Karang Taruna Desa Talun, Kecamatan Kayen melakukan aksi peduli lingkungan dalam bentuk penanaman pohon 10 ribu bibit di bantaran sungai tepatnya di sekitar tanggul sungai desa setempat pada Jum’at (7/1/2022).

Ketua Karang Taruna Sari Kamandowo, Desa Talun, Muhammad Anis Fuad mengatakan penanaman pohon untuk menjaga lingkungan. Selain itu, setelah tumbuh besar dan rindang bermanfaat untuk tempat berteduh.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan tanam pohon sebanyak 10 ribu. Kegiatan ini didukung oleh Pemdes Talun, organisasi elemen masyarakat seperti Ansor, Banser, IPNU-IPPNU setempat, yayasan madrasah, Upzisnu semuanya kompak terlibat,” kata Anis seusai penanaman.

Peduli Lingkungan, Karang Taruna Desa Talun Tanam 10 Ribu Pohon

Penanaman pohon di sepanjang bantaran sungai jelas bisa menjadi ekosistem dalam menjaga kelestarian. Serta bertujuan sebagai daerah serapan air. Termasuk dari bencana banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan aliran sungai rusak.

Ia menjelaskan, bibit pohon yang ditanam ini jenisnya bermacam-macam, di antaranya Sengon, Ketapang Kencana, Balsa, Trembesi, pohon buah Nangka dan Alpukat.

“Penanaman bibit pohon di bantaran sunga dengan kurang lebih sepanjang 5 KM. Kemudian di depan makam, samping jalan desa, termasuk di lapangan. Karena di sini juga butuh untuk penghijauan juga,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan aksi penanaman bibit pohon ini timbul kesadaran masyarakat terhadap penghijauan yang masih kurang. “jadi, mari bersama-sama menjaga dan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan,” imbuhnya.

Setelah ini, PR karang taruna bersama elemen masyarakat adalah masih merawat tanaman tersebut sehingga benar-benar tumbuh maksimal.

Sekretaris Desa Talun, Muhammad Syaifudin menyatakan menanam pohon adalah investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan ekosistem. Selain itu, pohon dapat digunakan untuk memaksimalkan keteduhan.

“Penanaman pohon ini bentuk dukungan kami akan kesadaran ekologis melalui kegiatan tanam pohon. Dan saya yakin ketika tumbuh subur nantinya yang menikmati adalah masyarakat,” pungkasnya.