Kantor Bea dan Cukai Ingin Ciu Jadi Produk Legal

0
66
Ilustrasi minuman alkohol jenis ciu (freepik)

SAMIN-NEWS.com, Kantor Bea dan Cukai Solo meminta ciu jadi produk yang legal dipasarkan di tengah masyarakat. Hal ini dikatakan Kepala Kantor Bea dan Cukai Solo, Budi Santoso pada Pemkab Sukoharjo.

Menurutnya, yang jadi persoalan adalah ciu mengandung zat methanol besar. Sehingga tidak layak konsumsi yang berdampak buruk pada kesehatan. Selain itu, juga persoalan perizinan yang belum legal.

Tetapi, lain soal ketika ciu tersebut diubah yang diperuntukkan bukan untuk minuman, konsumsi dan lainnya. Tetapi diubah sebagai bahan medis yang sebaliknya bermanfaat untuk manusia.

“Bea dan Cukai akan mengubah produk ciu menjadi produk yang bisa digunakan untuk hal lain dan tidak dikonsumsi,” kata Budi seperti dikutip Detik.com pada Jumat (14/1/2022).

Pihaknya mengaku, Bea dan Cukai membuat konsep bagaimana ciu menjadi produk yang legal. Pemerintah mengeluarkan perizinan bagi perajin. Ia mencontohkan produknya seperti hand sanitizer juga bahan antiseptik.

Berkaitan dengan upaya ini, ia menambahkan telah melakukan sosialisasi dan diskusi bersama Pemkab, instansi terkait termasuk juga perajin. Ia mengaku mereka telah menyetujui langkah ini.

“Kita sudah melakukan pemetaan perajin di Mojolaban dan Polokarto. Data pengrajin dan berapa jumlah pekerja, peralatan, kapasitas produksinya sudah data semua, kami lakukan pendekatan. Sering bertemu dan sosialisasikan. Semua sudah setuju,” jelasnya.

Artinya, para perajin pembuat ciu diarahkan pada proses yang benar. Dengan begitu, produk ciu tidak berbahaya, karena kadar dan penggunaannya tepat. Lantas, dari sini tidak ada yang dirugikan mereka tetap bekerja dengan mengantongi perizinan pemerintah.

“Nanti perajin akan diberi perizinan, dan mereka tetap bekerja. Hanya diarahkan menjadi pekerja yang legal, tidak membahayakan dan termasuk limbahnya juga akan dipertimbangkan,” pungkasnya.