Umat Kristiani Diajak Hadirkan Semangat Natal dengan Gerakan Vaksinasi

0
24
Pendeta Prapto Basuki.(Foto:SN/dok-hp)

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Seluruh umat Kristiani di Jepara diajak untuk menghadirkan semangat Natal dengan mendukung, dan terlibat aktif dalam gerakan vaksinasi serta menjalankan protokol kesehatan secara benar. Sebab, hanya melalui kedua upaya tersebut kita dapat berkontribusi dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Seruan ajakan tersebut disampaikan Ketua Garda Depan Wilayah Jepara, Pendeta Prapto Basuki. Sedangkan garda tersebut merupakan wadah persekutuan para pendeta dan hamba Tuhan.

Pendeta Prapto Basuki saat mengajak warga melakukan vaksinasi di GITJ Margokerto Jepara.(Foto:SN/dok-hp)

Melalui gerakan vaksinasi ini, lanjutnya, kita ingin mewujudkan kasih dan kepedulian Tuhan kepada umat manusia. Vaksinasi tersebut diselenggarakan berkat kerjasama Polda Jateng, Polres Jepara, Holly Stadium Semarang, Persekutuan Hamba Tuhan Garda Depan dan GITJ Margokerta Jepara dengan sasaran masyarakat umum.

Menurut Prapto Basuki, virus corona yang dampaknya dirasakan di semua bidang kehidupan, dan bahkan telah meminta korban puluhan ribu jiwa ini merupakan pandemi yang harus dilawan bersama-sama. ”Oleh siapa lagi jika tidak oleh segenap komponen bangsa, termasuk umat Kristiani pun harus terlibat aktif dalam gerakan ini,”tandasnya.

Sebab, yang kita hadapi adalah virus sehingga untuk menanggulangi penyebarannya perlu dilakukan vaksinasi kepada semua masyarakat yang sudah memenuhi syarat. Bahkan saat ini pemerintah sudah memulai aksinasi terhadap anak usia 6 -11 tahun. ”Harapannya melalui vaksinasi ini dapat dicapai kekebalan kelompok,”imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengajak kepada kelompok lansia yang saat ini belum melakukan vaksinasi untuk segera melakukannya dengan mendaftarkan diri kepada petugas kesehatan atau aparat kesehatan. Vaksinasi lansia ini penting, karena kelompom usia ini termasuk yang rentan terpapar Covid-19.

Pada bagian lain, Pendeta Prapto Basuki juga mengajak umat Kristiani untuk memedomani anjuran dan instruksi pemerintah berkait dengan perayaan Natal 2021 dan menyambut Tahun Baru 2022. ”Jangan sampai perayaan Natal dan Tahun Baru diselenggarakan berlebihan hingga menimbulkan kerumunan yang menjadi salah satu penyebab terjadinya penyebaran virus corona,”ujar Pdt Prapto Basuki.(hp)