Tingkatkan UMKM Berbasis Digital; Unisnu Menerapkan Electronic Supply Chain Management

0
122
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan peserta UMKM Kartini mandiri.(Foto:SN/dok-hp)

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unisnu,  Kelompok UMKM Kartini Mandiri menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis hasil penelitian. Kegiatan yang bertajuk ”Electronic Supply Chain Management (E-SCM)” tersebut berlangsung Kamis (23/Desember) 2021 lalu, di Lt 2 Ruang Galeri UMKM Kartini Mandiri Panggang, Jepara.

Hadir dalam kesempatan tersebut selain Ketua Tim Pengabdian Unisnu, Fatchur Rohman SE MPd MSi juga dua anggotanya. Yakni, Nur Aeni Widiastuti MKom dan Ahmad Saefudin SPdI MPdI, serta hadir pula Wakil Rektor Bidang II Unisnu Jepara, Dr Aida Nahar SE MSI.

Kepada LPPM dan Tim Pengabdian Unisnu serta Ditjen Dikti Kemendikbud, Dr Aida Nahar menyampaikan terima kasih atas suport pendanaan untuk kegiatan yang bermitra dengan UMKM Kartini Mandiri. ”Karena itu, harapannya, semoga kelompok pelaku UMKM dapat menerapkan ilmu yang didapat, sehingga ada peningkatan dalam penjualan pada usahanya,ucap Aida.

Fatchur Rohman SE MPd MSi saat memaparkan materi.(Foto:SN/dok-hp)

Sementara Ketua Tim PKM, Fatchur Rohman SE MPd MSi  yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisnu menyampaikan hal yang berkait tentang strategi UMKM di Era Industri 4.0. Sekarang ini UMKM memasuki era digital, sehingga memerlukan sebuah manufaktur yang terintegrasi.

”Hal tersebut untuk mendukung pola usaha yang berbasis digital, maka dibuatlah sistem bernama Electronic Supply Chain Management (E-SCM),”ujarnya.

Permasalahan UMKM, lanjutnya, adalah modal usaha, distribusi, pemasaran, izin resmi, dan tidak adanya mentor hal itu harus diselesaikan. Penerapan E-SCM, tentu akan dapat membantu perusahaan menghasilkan produk secara efektif dan efisien, mengurangi waktu manufaktur, mengoptimalkan logistik, dan distribusi.

Selain itu juga mengoptimalkan dan meningkatkan output, mempercepat pemenuhan pesanan. ”Dengan demikian, secara keseluruhan mengurangi biaya yang berkait dengan kegiatan-kegiatan tersebut,”jelasnya.

Di sisi lain Nur Aeni Widiastuti SPd MKom menyampaikan tentang pentingnya Internet Marketing sebagai strategi bagi UMKM. Strategi penjualan di sosial media seperti Story WA, Instagram, Facebook, dan juga marketplace, seperti Shopee, Tokopedia, Blibli dan sebagainya sangat mendukung pemasaran melalui branding produk usaha agar lebih dikenal masyarakat luas.

Sedangkan Tim Pengabdian Unisnu pun meng-upgrade platform digital marketing, yaitu mitra nglarisiumkm.com. Semula hal itu merupakan penjualan melalui Google Form menjadi sebuah web berbasis E-SCM.

Dengan pemaparan materi tersebut, para peserta pun mengapresiasi kegiatan itu, sehingga program ini sangat bermanfaat buat UMKM di Jepara dalam meningkatkan penjualannya melalui teknologi digital. ”Semoga ke depannya UMKM semakin naik kelas, seperti slogan UMKM Kartini Mandiri Jepara,”imbuh salah seorang pelaku UMKM Produk Sale Pisang Suryasari, Muzazil.(hp)