Pondok Pesantren An-Nuriyah di Lingkungan Kawasan LI Selesai Berbenah

0
410
Gerbang lingkungan Yayasan An-Nuriyah Soko Tunggal dan Pondok Pesantren An-Nuriyah serta Sekretariat Patriot Garuda Nusantara (PGN) Markas Komando Daerah (Makoda) Pati-Raya, di kawasan lingkungan Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, JIKA sekitar empat bulan lalu yang terdengar di lingkungan kawasan Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, adalah gegap gempitanya musik dangdut dari sound audio di lorong tersebut, maka sudah lebih dari sekitar sepekan terakhir ini berubah total. Sebab, dari tiga lorong di kawasan tersebut sudah resmi ditutup total oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

Kondisi sekarang para pemilik bangunan maupun pengusaha prostitusi sekarang ini, menunggu pelaksanaan dari terbitnya surat peringatan ke-3 yang akan berakhir lima hari lagi, yaitu Jumat (31/Desember) 2021 mendatang. Akan tetapi di balik itu, di kawasan lingkungan tersebut sekarang ini yang terdengar dari sound audio, adalah lantunan suara orang mengaji, baik pada pagi hingga siang, sore, dan malam hari.

Akan tetapi, sekitar dua hari lalu suasana tersebut sempat berhenti sesaat, karena persiapan fasilitas tempat yang sudah ada di sebuah bangunan besar, serta berhalaman luas milik Zaenal Musyafak, warga Desa Puri, Kecamatan Pati, masih harus dilakukan pembenahan. Sebab, fasilitas bangunan tersebut sekarang berubah total menjadi fasilitas Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nuriyah, dan juga Sekretariat Yayasan An-Nuriyah Soko Tunggal, serta Sekretariat Patriot Garuda Nusantara (PGN) Makoda Pati-Raya.

Sedangkan pembenahan dilakukan, termasuk di antaranya adalah instalasi listrik dengan daya yang semula cukup besar, sehingga harus dibagi lagi dalam beberapa terminal baru kemudian disalurkan, baik dalam kamar-kamar, serta pusat untuk mengaji para santri. ”Selain itu juga pembenahan audio sound yang ada di ruang tersebut yang sebelumnya adalah sebuah hall, lengkap dengan panggungnya,”ujar personel yang melakukan pembenahan, tapi minta namanya disebutkan sebagai Pak To, asal Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso.

Pembenahan juga dilakukan terhadap jaringan kabel dari panel mixer ke sound audio karena fasilitas tersebut selalu dimanfaatkan para santre untuk mengaji.(Foto:SN/aed)

Khusus panggung rendah tersebut, lanjutnya adalah bila guru mengaji itu memberikan pembelajaran membaca Al-quran kepada para santre, dan bila Senin dan Kamis malam para santri juga berlatih ”terbangan.”. Sedangkan di tempat/ruangan besar di bawahnya, yaitu untuk para santre bila para santri mengaji sendiri-sendiri dengan digelarkan karpet, tapi untuk sementara baru para santri remaja putra yang sebelumnya berada di pondok milik Zaenal Musyafak yang ada di Glagah, Kecamatan Dawe, Kudus.

Selebihnya ada pula santre dewasa dari kalangan umum yang datang mengajinya pada malam hari, di luar Senin dan Kamis malam, karena malam itu adalah jadwalnya para remaja santri itu berlatih ”terbangan.” Untuk santre umum juga dua malam lalu sementara libur, karena pembenahan lampu penerangan di ruang untuk mengaji harus dilakukan penggantian agar cahayanya lebih terang.

Benah-benah juga dilakukan di bagian dapur yang untuk menyiapkan makanan bagi para santre (atas) dan salah seorang santre menunggu jadwal mengaji sehabis shalat ashar dengan tidur dulu (bawah).(Foto:SN/aed)

Selain itu, masih lanjut dia, seluruh kamar juga sudah siap untuk dihuni para santre, baik yang dilantai satu maupun dua. ”Kelengkapan untuk berlatih ketrampilan jahit menjahit juga sudah disiapkan sejumlah mesih jahit dan juga mesin obras yang semunya memang siap dimanfaatkan para santre yang ingin mempunyai ketrampilan,”ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, jauh-jauh saat melakukan persiapan alih fungsi bangunan tersebut menjadi ponpes, pemiliknya Zaenal Musyafak menyampaikan, untuk pelatihan ketrampilan para santri, di tempat tersebut juga akan difasilitasi upaya beternak kambing. ”Para santre mau terampil dalam bercocok tanam, kami juga mempunyai areal persawahan di kawasan ini,”imbuhnya saat berbincang dengan ”Samin News” dalam kesempatan lain.