Sambut Tahun Baru 2022 Gembong Punya Dua Lokasi Pusat Kerumunan yang Harus Tetap Diwaspadai

0
89
Kawasan Waduk Seloromo di Desa/Kecamatan Gembong, salah tempat yang tidak tertutup kemungkinan untuk menyambut datangnya Tahun Baru 2022.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam menyambut datangnya Tahun Baru 2022, Jumat (31/Desember) 2021 malam, di wilayah Kecamatan Gembong, sedikitnya ada dua lokasi yang bisa menjadi pusat kerumunan massa. Sebab, lokasi kawasannya terbuka, tidak berbayar karena tidak berlaku adanya tiket tanda masuk, sehingga pengunjung akan bebas keluar maupun kawasan lokasi tersebut.

Apalagi, jika pada malam tersebut nantinya tidak disertai turunnya hujan melainkan cuaca tetap cerah, maka lokasi dua kawasaan itu akan ramai dipadat pengunjung. Masing-masing, yaitu di kawasan Waduk Seloromo di Desa/Kecamatan Gembong, dan Waduk Gunungrowo, di Desa Sitiluhur, kecamatan setempat.

Karena itu, papar Camat Gembong, Cipto Mangunoneng, pada malam menyambut datangnya Tahun Baru 2022 pihak bersama jajaran Muspika maupun dengan pihak terkait lainnya tetap akan melakukan patroli di tempat-tempat yang diperkirakan menjadi pusat kunjungan. ”Sebab, saat ini kondisi Waduk Gembong masih terdapat lokasi genangan yang belum dirambah volume air waduk,  sehingga masih berupa tanah lapang yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai,”ujarnya.

Di tanah-tanah lapang daerah genangan waduk yang belum tergenangi air itulah pengunjung akan mendatanginya.(Foto:SN/aed)

Apalagi, lanjutnya, jika tidak turun hujan maka tanah lapang tersebut tidak basah. ditambah lingkungan sekitarnya menjadi tempat berdirinya warung untuk berjualan, sehingga pengunjung akan menjadi betah. Sedangkan untuk datang ke lolasi kawasan Waduk Gembong, seperti di lokasi sisi timur (Ngembes), selatan (Ki Ageng Selo), selatan-barat (Jaka Tingkir) dan barat-utara (Seloromo) hanya dikenai partisipasi kebersihan dan parkir kendaraan bermotor.

Atas hal tersebut Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana sebagai pihak yang berwenang atau sebagai penanggungjawab waduk tersebut mempertemukan beberapa kepentingan, termasuk pihak pemerintahan Desa Gembong, termasuk juga pihaknya. Akan tetapi, pihak desa memang tidak mengelola adanya warung-warung tempat berjualan di kawasan lingkungan  waduk, karena hal itu memang dilakukan pihak ketiga.

Jika ada partisipasi pengunjung untuk kepentingan kebersihan dan keamanan kendaraannya, hal itu sepenuhnya dikelola pihak ketiga. ”Terlepas dari hal itu, pada malam penyambutan Tahun Baru kami bersama seluruh jajaran akan berkeliling ke lokas-lokasi strategis, dan hal tersebut selanjutnya Babinsa dan Bhabinkambtimas juga akan memantau situasi wilayah masing-masing,”imbuhnya.