Progres Peningkatan Ruas Jalan Pohgading-Jolong Hampir Capai 45 Persen

0
81
Personel pengawas lapangan dari Bidang Binamarga DPUTR Kabupaten Pati tengah melakukan pengecekan tebal beton pelebaran ruas jalan Pohgading-Jolong, Kecamatan Gembong, Pati.(Foto:SN/dok-cip).

SAMIN-NEWS.com, PATI – Memasuki awal bulan ini (Desember) 2021 progres pekerjaan peningkatan ruas jalan Jolong-Pohgading, di Kecamatan Gembong hampir mencapai 45 persen. Sedangkan paket pekerjaan yang sama di ruas jalan Beketel, Kecamatan Kayen – Maitan, Kecamatan Tambakromo baru mencapai sekitar 25 persen.

Sementara itu, hari kalender paket pekerjaan yang sumber dananya dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah tersebut, akan berakhir sampai 25 Desember 2021 mendatang. Kedua paket pekerjaan itu akan mencapai progres maksimal, dan hal itu akan terjadi saat bagian pekerjaan tersebut sudah memasuki tahapan pengaspalan yang kini tengah dipersiapkan.

Ditanya berkait hal tersebut, Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binamarga DPUTR setempat, Hasto Utomo membenarkan, karena bagian paling besar untuk kedua paket pekerjaan itu adalah pengaspalan, yaitu mencapai 50 persen. ”Untuk bagian pekerjaan lainnya, seperti di Pohgading – Jolong adalah pelebaran dengan kontruksi rigid beton,”ujarnya.

Peralatan untuk pekerjaan pengaspalan, Jumat (3/Desember) 2021 hari ini sudah tiba di lokasi ruas jalan Pohgading-Jolong.(Foto:SN/dok-cip)

Untuk ruas jalan Pohgading-Jolong, lanjutnya, yang akan dilapisi aspal adalah sepanjang 3,7 kilometer, lebar 3 meter. Hal tersebut sesuai lebar ruas jalan sebelumnya, dan sekarang dilembarkan dengan rigid beton menjadi 4 meter, sehingga pengguna jalan tidak perlu khawatir akan terperosok sampai keluar badan jalan.

Apalagi, akses ruas jalan itu nantinya hanya untuk para pengguna dari satu arah, yaitu saat hendak keluar dari objek agro wisata Jolong, dan jalan masuk menuju lokasi yang sama akan dimulai dari pertigaan jalan Desa Guwo, Kecamatan Tlowungu menuju ke Ketanggan, Kecamatan Gembong. Terakhir menuju Jolong, dan jika kembali tentu tidak boleh lewat di ruas jalan yang sama atau jalan masuk, melainkan harus lewat jalan keluar Jolong-Pohgading.

Menjawab pertanyaan, Hasto Utomo menambahkan, untuk akses ruas jalan Beketel-Maitan, untuk pekerjaan talud sudah selesai dan beberapa ruas untuk pelebaran, sehingga tahap berikutnya tinggal pengaspalan. ”Sepanjang droping material lancar dan tidak terkendala cuaca hujan, maka capaian progres juga akan langsung meloncat karena akan terjadi penambahan sampai 50 persem,”jelasnya.