Paket Pekerjaan Bendung Pandi Dituntaskan Sebelum Perpanjangan HK Berakhir

0
61
Paket pekerjaan sayap hulu kiri dan kanan Bendung Pandi, di Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo yang terlambat pelaksanaannya dari jadwal hari kalender (HK) sesuai kontrak sehingga harus diperpanjang.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam hal  pelaksanaan paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi yang hari kalender (HK)-nya tidak sesuai kontak sehingga harus diperpanjang, tidak hanya untuk Bendung Blado, di Desa Bumirejo, kecamatan setempat. Akan tetapi paket pekerjaan yang sama lainnya seperti Bendung Cabean, di Desa Guyangan, Kecamatan Winong dan juga Bendung Pandi, di Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, tak jauh berbeda.

Hanya saja, ada satu paket pekerjaan yang bisa dituntaskan tepat berakhirnya HK,  selama 75 hari yaitu Bendung Bertek, di Desa Dadirejo juga kecamatan setempat yang berakhir Minggu (19/Desember) 2021 lalu. Sedangkan untuk Bendung Pandi yang seharusnya tuntas, Sabtu (18/Desember) terpaksa juga harus minta perpanjangan waktu.

Oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), papar pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Wiwid, pihaknya diberi perpanjangan waktu selama 8 HK. ”Alasannya juga tidak mengada-ada, karena saat pelaksanaan pekerjaan pembuatan sayap hulu kanan dan hulu kiri bendung tersebut, masing-masing sepanjang 60 meter, sempat dihantam gelontoran luapan air dari hulu,”ujarnya.

Pelaksanaan pekerjaan pembuatan sayap hulu bendung kiri dan kanan untuk Bendung Pandi dengan konstruksi beton .(Foto:SN/aed)

Akibatnya, lanjut Wiwid, galian untuk ”sepatu” atau alas konstruksi sayap dengan material beton tertutup endapan lumpur cukup tebal, sehingga harus menggali dan mencari lagi pasangan batu untuk pondasi yang sudah selesai dikerjaan. Akan tetapi, pekerjaan yang harus dilanjutkan dengan pemasangan/pembuatan cetakan beton sementara (begisting), terpaksa harus tertunda karena waktunya digunakan untuk membersihkan endapan lumpur.

Terlepas dari hal tersebut, setelah diberikan perpanjangan HK selama delapan hari pihaknya pun harus memacu agar pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak berlarut-larut. Karena itu, pekerjaan dengan sistem lembur saat pengecoran beton pada sayap harus dilakukan, sehingga saat ditinggalkan maka pada pagi harinya beton sudah mulai mengeras.

Dengan demikian, pekerjaan berikutnya saat pagi hari sudah bisa dilaksanakan, yaitu pemasangan sambungan cetakan beton sementara. ”Akhirnya, Kamis (23/Desember) lalu, kami bisa menuntaskan pekerjaan tersebut, meskipun sisa HK masih berlangsung sampai, Minggu (26/Desember) 2021, hari ini,”imbuhnya.