Pekerja Seni di Pati Peduli Semeru Kembali Turun di Jalan Depan Pasar Trangkil dan Gembong

0
173
Para musisi dan penyanyi dangdut yang tergabung dalam Pekerja Seni Pati Peduli Semeru saat turun ke jalan depan Pasar Gembong, Minggu (26/Desember) tadi pagi.(Foto:SN/dok-gek)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dikarunia kelebihan bisa memberikan hiburan itulah para personel musisi dan penyanyi dangdut yang tergabung dalam Pekerja Seni Pati Peduli Semeru, dan Minggu (26/Desember) 2021 tadi pagi kembali turun ke jalan. Lokasi yang mereka pilih, adalah pinggir jalan depan Pasar Trangkil, dan Gembong yang selalu ramai para pengguna jalan, utamanya yang hendak menuju ke objek agro wisata, Jolong.

Selebihnya juga ada para pengguna jalan yang hendak atau turun dari berwisata, di Colo Muria, Kudus, sehingga sudah barang tentu banyak di antara pengguna jalan ketika diketuk rasa kepeduliannya untuk sesama yang menjadi korban erupsi Semeru, sudah pasti tidak abai. Apalagi, dalam kesempatan tersebut sejumlah musisi dan penyanyi dangdut juga beramai-ramai tampil. menghibur sesama pekerja seni yang harus turun ke jalan mengetuk kepedulian para pengguna jalan yang melintas.

Koordinator kegiatan, Teguh alias Pegek mengungkapkan, bahwa aksi peduli korban erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur, untuk kali ini memang dipercayakan kepada kelompok musisi dan penyanyi dangdut. ”Dengan demikian, mereka pun memasang tenda untuk berteduh dan juga perlengkapan musik beserta sound system yang dibutuhkan, khususnya saat menggalang dana di depan Pasar Trangkil,”ujarnya.

Para pekerja seni saat turun ke jalan yang mengetuk rasa kepedulian para pengguna jalan, baik yang berkendara roda dua maupun roda empat untuk berpartisipasi.(Foto:SN/dok-gek) 

Apa yang mereka lakukan, lanjutnya, adalah dengan niat murni karena semata-mata ingin ikut membantu meringankan korban yang terdampak erupsi Semeru. Karena itu dengan memiliki kelebihan di bidang musik dan menyanyi, tentu tidak harus terlalu egois mementingkan diri sendiri seperti saat dalam kondisi normal, untuk mendapatkan job manggung.

Dengan demikian, di masa pandemi Covid-19 ini mereka pun mempunyai kepedulian untuk bisa tampil hanya agar bisa mebantu para korban erupsi Semeru. Karena itu, mereka yang terlibat dalam kegiatan ini juga tidak semata-mata kelompok musik dangdut, melainkan juga pekerja seni lainnya yang ternyata tidak hanya di depan Pasar Gembong, melainkan juga di depan Pasar Trangkil.

Kegitan tersebut sebelumnya juga sudah pernah dilakukan di Kayen, Tambakromo, Gabus dan Sukolilo, tapi hasil dana yang terhimpun nanti akan dibahas dalam musyawarah tentang penyalurannya, baik secara langsung maupun melalui Dinas Sosial . ”Sedangkan salah satu penyanyi berparas cantik yang ikut ambil bagian dalam  kegiatan ini, adalah Mia Susanti,”imbuhnya.

Penyanyi yang bersangkutan menegaskan, sama sekali tidak merasa risih atau malu meskipun harus ikut aksi penggalangan donasi di pinggir jalan. ”Sebelumnya kami juga selalu mengikuti penggalangan dana yang sama demi kemanusiaan dan membantu sesama, mengapa harus malu,”tandasnya.