Mensos Risma Klaim Angka Kemiskinan Mengalami Penurunan

0
42
Menteri Sosial Tri Risma Harini. Foto: Instagram @kemensosri

SAMIN-NEWS.com, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengklaim angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan. Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan pada September 2020 mencapai 10,19 persen sedangkan pada Maret 2021 menjadi 10,14 persen.

Hal itu diungkapkan Risma dalam Taklimat Media di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Rabu (29/12). Meski data terakhir yakni Maret, tetapi sudah menunjukkan terdapat penurunan walaupun sedikit. Dan upaya lainnya akan terus dilakukan guna memaksimalkan penurunan angka kemiskinan di tanah air, termasuk survei dari BPS.

“Meski terakhir yang digunakan berdasarkan pada bulan Maret 2021, tetapi bahwa BPS masih melakukan survei untuk bulan Desember. Lewat berbagai program Kemensos angka kemiskinan bisa terus ditekan,” ujarnya.

Untuk keperluan penurunan angka kemiskinan, Kementerian Sosial (Kemensos) kata Risma membuat program peningkatan kapasitas keuangan keluarga miskin. Selain itu juga mengurangi pengeluaran.

“Untuk meningkatkan kapasitas keuangan Kemensos memberikan beasiswa vokasional, seperti training atau pelatihan pada anak sesuai potensinya. Juga ada training menggunakan IT untuk pemasaran,” jelas Risma.

Lebih lanjut, di sektor ketenagakerjaan yakni dengan membuat program dalam bentuk membuka akses pekerjaan ke BUMN dan swasta. Ada program pahlawan ekonomi, sentra kreasi, dan bantuan lainnya.

Untuk mengurangi pengeluaran, Kemensos menyediakan rusunawa, balai sosial untuk tempat tinggal. Kemudian ada bansos, pemenuhan kebutuhan harian dan lainnya. Khusus untuk bansos sendiri, sejauh ini Kemensos telah menyalurkan Rp1pp triliun lebih.

“Realisasi penyaluran bansos dalam program PEN. Dengan pagu Rp101,4 triliun, per 29 Desember 2021 terealisasi Rp99,4 triliun atau 97,98 persen. Jadi ini akan bergerak terus saat ini kami memantau dilapangan terus,” tutupnya.