Jokowi Akan Relokasi Rumah Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

0
42
Tangkapan layar YouTube BPMI Sekretariat Presiden saat Jokowi meninjau ke sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru

SAMIN-NEWS.com, Presiden Joko Widodo mengatakan akan segera merelokasi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021). Kurang lebih terdapat 2000-an rumah yang harus direlokasi pasca erupsi Semeru.

Relokasi rumah-rumah warga itu akan dilaksanakan setelah kondisi erupsi mereda. Pemerintah memastikan terlebih dulu pada evakuasi, kemudian perbaikan infrastruktur termasuk pemilihan relokasi yang aman untuk dihuni.

“Ini segera akan kita putuskan di mana relokasinya dan saat itu juga akan segera kita bangun karena saya kira semuanya sudah siap,” kata Jokowi saat meninjau daerah terdampak erupsi Gunung Semeru, dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden Rabu (8/12/2021).

Dalam tinjauannya ke beberapa lokasi itu, Jokowi memastikan kekuatan yang dimiliki diturunkan dan telah siap siaga di lapangan. Tujuannya yakni penanganan pasca bencana erupsi semuanya tertangani dan berjalan dengan baik.

Kemudian, Kepala Negara ini memastikan terkait proses evakuasi di lapangan untuk pencarian korban yang masih ada, kemudian juga evakuasi, juga penanganan pengungsi di lapangan terus dilakukan.

Presiden juga meninjau posko terpadu yang dilengkapi dengan dapur umum, posko layanan kesehatan, hingga posko penyembuhan trauma bagi anak di Lapangan Desa Sumberwuluh. Presiden juga meninjau posko pengungsian di lokasi tersebut dan menyempatkan berdialog bersama sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Di lokasi pengungsi saya juga ingin memastikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan pengungsi juga tertangani dengan baik. Baik yang berkaitan dengan konsumsi, kesehatan, kemudian air bersih, saya kira kondisinya mulai membaik,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 6 Desember 2021, pukul 20.15 WIB, korban jiwa yang tercatat sementara antara lain luka-luka 56 orang, hilang 22 orang, dan meninggal dunia 22 orang.