Monika Mardiana Kembali Terpilih Ketua Wanita Katolik RI Cabang Pati Periode 2021-2024

0
182
Berfoto bersama para peserta Konfercab IV WKRI DPC Kabupaten Pati dengan RM A Kriswinarto,  Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati Drs Sugiyono MM dan Ketua Presidium WKRI DPD Jawa Tengah diwakili Ny Silvania Susanti dalam Konfercab WKRI DPC Kabupaten Pati, Minggu (14/November) 2021 kemarin.(Foto:SN/dok-mon)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam Konfeseri cabang (Konfercab) IV Wanita Katolik Republik Indonesia (WK RI DPC Pati, di aula Gereja St Jusup, di Jl Kamandowo Pati, Minggu (14/November) 2021 kemarin, Ny Monika Mardiana kembali terpilih sebagai Ketua Wanita Katolik DPC Pati. Dalam masa kepengurusan periode 2021-2024 sebagai Wakil Ketua, adalah Ny Emerentia Tri Heny.

Hadir dalam kesempatan tersebut, selain RM A Kriswinarto juga Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati, Drs Sugiyono MM, dan Ketua Presedium Wanita Katolik Republik Indonesia (WK RI) DPD Jawa Tengah. Kehadirannya diwakili oleh salah seorang anggota, dan sekaligus membuka Konfercab dengan agenda yang cukup padat itu. Selain itu hadir pula GOW Kabupaten Pati, dan para utusan, pengamat, peninjau serta tamu undangan.

Disebutkan dalam rangkaian jadwal konfercab bertemakan ”Wanita Katolik Republik Indonesia (WK RI) DPC Kabupaten Pati Berpartisipasi dalam Meningkatkan Kualitas Hidup dan Ketahanan Masyarakat,”  setelah pembukaan, dilanjutkan dengan sidang-sidang. ”Proses persidangan tersebut dimulai dari sidang pertama s/d sidang kelima,”papar Ketua terpilih, Ny Monika Mardiana.

Ketua dan Wakil Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WK RI) periode 2021-2024 terpilih, Ny Monika Mardiana dan Ny Emerentia Tri Heny menerima pemberkatan serta bergambar bersama RM A Kriswinarto.(Foto:SN/dok-mon)

Dalam konfercab yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00 tersebut juga dirumuskan sejumlah program kerja WK RI DPC Kabupaten Pati periode 2021 s/d 2024. Di antaranya, yaitu mengembangkan nilai-nilai yang memperhatikan prinsip solidaritas, serta sikap asih, asah, asuh sebagai inti kehidupan berorganisasi Wanita Katolik RI.

Selain itu ada juga masalah kesehatan, termasuk di dalamnya sosialisasi kesehatan kepada masyarakat bersama mitra kerja Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. Di antaranya, masalah kesehatan reproduksi manusia, bahaya narkoba, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di masa pandemi yang sampai sekarang belum berakhir.

Selebihnya adalah berperan aktif menjadi pelaku dan pelestaria lingkungan hidup lintas agama dengan cara aksi tanam dan memelihara pohon, melalui upaya pengadaan bibit tanaman hias untuk tempat peribadatan di kawasan lindung. ”Kami juga membina dan meningkatkan jejaring dengan instansi pemerintah/organisasi masyarakat (Ormas) lain yang sudah terjalin seperti dengan Kesbangpol, GOW, RS KSH, BPBD juga Dinas Sosial dan KB,”imbuhnya.