Tak Perlu Terkejut Jika Hari Ini Pati Kembali Berlangsung Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
524
Tim utara atau para relawan Tunggulwulung, Kamis (21/Oktober) hari ini, harus kembali memakaman satu jenazah standar protokol Covid-19, di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti.(Foto:SN/dok-al)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bagi warga Pati yang kebetulan membaca salah satu berita ”Samin News” tentang berlangsungnya kembali pemakaman satu jebazah dengan standar protokol Covid-19, hal itu mengingat sudah lebih dari dua bulan tak ada lagi pemakaman jenazah dengan standar protokol itu. Lebih, baik abaikan berita ini dan lebih berkonsentrasi dalam upaya secepatnya, untuk menggenjot pencapaian vaksinasi warga, agar Pati segera terlepas dari PPKM Lavel 3.

Sedangkan untuk pemakaman jebazah standar tersebut yang berlangsung hari ini, terjadi di wilayah Pati utara, tepatnya di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, dan jenazah tersebut adalah seorang perempuan. Sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sebening Kasih Tayu, meninggal sekitar pukul 03.40 subuh dinihari tadi.

Koordinator Relawan Tunggulwulung, Mbah Ali alias Mbah Anggur ketika ditanya berkait hal tersebut membenarkan, tapi pihaknya sebenarnya selama ini sudah merasa lega karena untuk pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 bersama timnya sudah terlalu banyak. ”Dengan demikian, jika sudah tidak ada kematian lagi karena Covid-19, kami beserta seluruh anggota bisa melakukan kegiatan sehari-hari sesuai sebelumnya,”ujarnya.

Maksudnya, lanjut dia, bagi yang sebelumnya adalah ”menyang” (turun ke laut) mencari ikan tentu kembali melaut, dan demikian juga yang semula adalah petani kembali turun ke sawah bercocok tanam. Selain itu, ada juga di antara mereka bersama pihaknya menyiapkan penanganan dalam kebencanaan saat menghadapi datangnya musim hujan atau musim ”baratan” yang biasanya terjadi antara Desember maupun Januari (2022) nanti.

Akan tetapi, dengan kembali terjadinya pemakaman standar protokol Covid-19 timnya tetap siap, sehingga semua berjalan lancar. Apalagi, pihak keluarga juga cukup bisa menerima data-data penyebab kematian almarhumah dari rumah sakit, dan untuk pemakamannya dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pogading Ngagel, Dukuhseti.

Mudah-mudahan saja, ini adalah pemakaman yang terakhir dan jangan lagi terjadi pemakaman standar tersebut berulang-ulang. ”Semua itu kembali sepenuhnya ke masyarakat, selain untuk mengikuti vaksinasi bagi belum juga tetap menjaga kesehatan masing-masing dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,”imbuh Mbah Ali.