Capaian Progres Tertinggi dalam Paket Pekerjaan Jaringan Irigasi

0
71
Paket pekerjaan pembangunan jaringan irigasi (D.I) sisi kanan Bendung Sonorejo, di Desa Sonorejo, Kecamatan Jakenan, Pati.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Satu di antara sejumlah paket pekerjaan pembangunan maupun rehabilitasi jaringan irigasi (D.I) dan bendung yang progres pelaksanaannya sampai saat ini sudah maksimal, salah satunya adalah jaringan irigasi Bendung Sonorejo Kanan. Lokasinya, tepat di sisi kanan bendung tersebut, dengan progres mencapai 70 persen, sehingga sampai berakhirnya hari kalender nanti tidak akan mengalami keterlambatan.

Bahkan, sampai paket pekerjaan tersebut berhasil diselesaikan rekanan pemenang tender CV Humaira, hari kalender yang dimulai 06 Oktober 2021 lalu dan berakhir 04 Desember 2021 atau 60 hari kalender tetap akan tersisa. Dengan demikian, sampai datangnya hujan ekstrem di bulan Desember rekanan tidak perlu merasa was-was, dibanding rekanan lain yang progres hasil pekerjaannya masih rendah.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Wiwid, kondisi pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya tentu berbeda dengan paket pekerjaan lainnya. ”Dengan kata lain, dari sisi volumen maupun harga satuan dalam kontrak saja berbeda, meskipun sumber alokasi dananya sama-sama bantuan Bank Dunia (Load) IPDMIP,”ujarnya.

Untuk nilai kontrak biaya pekerjaan jaringan irigasi pertanian ditambah PPN, oleh perusahaannya hanya sebesar Rp 456.935.000. Dengan demikian, volume pekerjaannya juga lebih kecil dibanding paket lainnya, karena panjangan jaringan irigasi tersebut hanya 150 meter membentang dari selatan ke utara pada sisi kanan Bendung Sonorejo.

Sedangkan dari panjang bendung tersebut, ketinggian atau kedalaman jaringan irigasi itu untuk yang di ujung ada yang 1 meter, tapi ada pula yang memcapai 2 meter, dan juga 2,5 meter. Lagi pula, jika pihaknya yang memenangkan tender paket pekerjaan ini, karena kondisi di lapangan sudah hafal betul mengingat Tahun 2020 lalu yang melaksanakan paket pekerjaan perbaikan bendung tersebut adalah pihaknya.

Dengan demikian, secara moral tentu merasa ikut bertanggung jawab mengingat dia sudah dikenal para petani setempat, sehingga jika tidak bisa secepatnya menuntaskan pekerjan itu rasanya tentu tidak enak dengan mereka. ”Ternyata, saat ini hasil yang kami kerjakan sudah maksimal dan tinggal menunggu penyelesaiannya, tapi tidak sampai menghabiskan hari kalender,”imbuhnya.