PT Sido Muncul Buka Peluang Kemitraan dengan Desa di Kabupaten Pati

0
26
Humas PT Sido Muncul, Bambang Supartoko mengisyaratkan desa di Kabupaten Pati bisa menjalin kemitraan dengan perusahaannya terkait pasokan kencur

SAMIN-NEWS.com, PATI – PT Sido Muncul mengatakan potensi kerjasama pemerintah desa di Kabupaten Pati dengan perusahaan jamu tradisional dan ke-farmasian ini sangat potensial untuk dikembangkan. Mengingat Kabupaten Pati didukung geografis yang variatif.

Hal itu disampaikan bagian Humas Sidomuncul, Bambang Supartoko saat mengisi kegiatan Rakortek Kerjasama Desa bagi Aparat Kabupaten, Kecamatan dan Desa di Kabupaten Pati, di Pendopo Balaidesa Langse, Kecamatan Margorejo, Kamis (23/9/2021).

Bambang menuturkan bahwa perusahaan PT Sido Muncul sekarang ini belum mempunyai kemitraan terkait dengan bahan rempah Kencur. Melihat ini menjadi peluang bagi daerah untuk menjalin kerjasama dengan desa guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tanaman Kencur, tumbuh subur dan baik pada wilayah dengan kawasan dataran relatif rendah. Di samping Kabupaten Pati berada di daerah pesisir, pegunungan, juga mempunyai kawasan rendah. Jadi, menurutnya Kabupaten Pati sangat potensial mengembangkan tanaman Kencur.

“Di Sido Muncul belum ada mitra dengan bahan kencur. Sementara di Pati, khususnya di Kecamatan Margorejo ini termasuk kawasan agak rendah jadi potensinya adalah tanaman kencur,” ujar Bambang.

Menurutnya, masing-masing wilayah mempunyai potensi yang masing-masing berbeda, lain halnya di dataran tinggi seperti Kecamatan Gunungwungkal, bukan tanaman kencur. Melainkan garapan introduksi tanaman Sembung.

PT Sido Muncul, kata Bambang sejak tahun 2012 telah masuk dan merambah ke beberapa wilayah di Kabupaten Pati, di antaranya di Tlogowungu dan Gunungwungkal. Namun, dengan kegiatan ini, menurutnya besar kemungkinan menambah kemitraan dengan desa di Kecamatan Margorejo terkait penyediaan Kencur.

Selain membangun kemitraan, PT Sido Muncul juga mempunyai perhatian terhadap lingkungan seperti program pemberdayaan masyarakat. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility) bisa memberdayakan masyarakat.

“Ada CSR peruntukannya bagi lingkungan, nah di sini juga ada comunity development (comdev), kemudian capacity building termasuk pelatihan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, guna meningkatkan kerjasama desa di Kabupaten Pati, Dispermades Dukcapil Provinsi Jawa Tengah menggandeng dua perusahaan, yakni PT Sido Muncul dan Pertamina guna mengembangkan potensi daerah di Kabupaten Pati.