Darmaga Tambat Kapal; 100 Meter Tuntas Pengecoran dan 50 Meter Segera Menyusul Kemudian

0
47
Sampling material beton untuk pengecoran dermaga kolam tambat kapal yang harus dicetak untuk diuji di lab.

SAMIN-NEWS.com, PATI –  Sepanjang 100 meter dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, kini selesai dilakukan pengocoran. Bahkan sekarang pencetak sementara beton (begisting) untuk dermaga dengan lebar 4,25 meter itu sudah dilepas secara keseluruhan karena beton sudah mencapai umur secara maksimal.

Dengan demikian, material untuk pencetak sementara beton pada konstruksi dermaga berikutnya kini juga sudah mulai dilakukan penataan. Sedangkan 50 meter panjang dermaga yang dalam kurun waktu siap dilakukan pengecoran, tinggal menunggu tuntasnya proses pekerjaan pembesian, sehingga semua perencanaan kerja tersebut sudah dijadwal.

Karena itu, ungkap pelaksana lapangan rekanan pemenang tender paket pekerjaan itu, Moch Kholik, pihaknya selalu berkoordinasi dengan kelompok pekerja pembuat cetak sementara beton dermaga dan juga kelompok pekerja bagian pembesian. ”Kedua pekerjaan itu memang sama-sama menghadapi hal paling njelimet,” ujarnya.

Proses pengecoran material beton untuk dermaga kolam tambat mencapai panjang 100 meter sebelum menyambung berikutnya.

Jika sekarang sudah memasuki hari kalender awal September, lanjut dia, maka paling tidak sesuai proses untuk akhir bulan ini bisa menambah 100 atau 150 meter di luar yang 50 meter siap cor. Dengan demikian, total sampai akhir bulan nanti maksimal sudah bisa menyelesaikan pengocoran dermaga sudah mencapi 300 meter.

Akan tetapi, semua itu harus ditekankan lagi kepada pihak pembuat cetakan sementara beton juga pekerja untuk pekerjaan pembesian. Sehingga diharapkan November mendatang seluruh pekerjaan, dan jika progres belum bisa maksimal hal itu akan terlihat akhir bulan ini, maka sebagai alternatif adalah harus diberlakukan jam lembur.

Harapannya tentu agar semua pekerjaan konstruksi dermaga untuk kolam tambat kapal ini, benar-benar bisa tuntas dan selesai tepat waktu. ”Dengan begitu tahap berikutnya atau Tahun 2022 mendatang, pekerjaan selanjutnya ganti berlanjut dengan pengerukan kedalaman kolam, di mana agar kapal bisa masuk dan parkir di kolam tersebut,” imbuhnya.