BBWS Pemali-Juwana Diminta Menata Alur Kali Simo Sampai Sinoman

0
48
Alat berat jenis ekskavator long arm milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana tengah menata alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana, tepatnya di Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pihak Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati minta, agar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali – Juwana dalam melakukan penataan alur Kali Simo benar-benar dimaksimalkan. Paling tidak, pelaksanaan pekerjaan yang dimulai dari alur tepat di sudut batas tembok pagar PT Garudafood ke timur sampai Desa Sinoman, Kecamatan Pati.

Hal itu jika dihitung sesuai panjang ruas jalan dan  alur kali yang dilakukan penataan diperkirakan sekitar 5,5 kilometer. Karena lokasi ujung Desa Sinoman, ada di sebelah timur lampu pengatur lalu lintas di pertigaan Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati yang berbatasan dengan Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana.

Dengan demikian, papar Kepala Bidang (Kabid) SDA DPUTR Kabupaten Pati, H Darno, alur kali yang sama di Sinoman itu juga harus mendapat perhatian. ”Pertimbangannya, selain dari alur Kali Simo di lokasi yang sama juga merupakan tempat mengalirnya air dari alur Kali Masong yang sering menimbulkan kerawanan jebolnya tanggul,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, jika alur Kali Simo di lokasi tersebut juga dilakukan penataan maka gelontoran air dari alur Kali Masong akan lebih cepat terbuang melalui gorong-gorong di bawah jalan raya nasional. Sebab, gelontoran air tersebut dari gorong-gorong yang sama langsung menuju ke alur Kali Juwana, dan menuju ke laut.

Demikian pula, untuk gelontoran air dari alur Kali Simo yang menuju ke lokasi bertemunya air dari Kali Masong bisa dikurangi debetnya, yaitu dengan membuka Bendung Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati. Dari bendung tersebut, air dari alur Kali Simo juga bisa langsung masuk ke Kali Juwono, sehingga jika debetnya cukup besar maka air yang menggenangi areal persawahan di Purworejo juga lama tuntasnya.

Atas permintaannya itu, pihak BBWS Pemali-Juwana menyampaikan bahwa pelaksanaan penataan alur Kali Simo di pinggir jalan raya ini tidak target. ”Maksudnya, pelaksanaan pekerjaan itu melihat situasi dan kondisi di lapangan,” imbuh H Darno mengutip penjelasan dari pihak BBWS, pihaknya juga tetap minta agar pekerjaan tersebut meskipun tidak target tapi bisa dimaksimalkan.