Warga Desa Putatsari Grobogan Tekuni Kerajinan Tangan Datangkan Cuan

0
42
Berbagai kerajinan tangan dari limbah palet diubah jadi bermacam produk oleh Faqih, Warga Desa Putatsari, Kecamatan/Kabupaten Grobogan.

SAMIN-NEWS.com, GROBOGAN – Faqih, warga Kabupaten Grobogan menekuni usaha UMKM dengan memproduksi bermacam kerajinan menarik yang terbuat dari kayu limbah palet. Di tangannya limbah palet diubah menjadi barang unik yang tentunya bernilai ekonomis.

Di rumahnya, tepatnya di Dusun Krajan RT/02/01 Desa Putatsari, Kecamatan/Kabupaten Grobogan menjadi tempat ia berkreativitas  dengan mendirikan toko “KAYOON Politur dan Furniart”.

Siapa sangka, semula dari bahan dasar kayu jati belanda (limbah palet) dan jati kampung tak menarik mampu menghasilkan cuan. Limbah palet ini lah yang kemudian dibuat pernak pernik kerajinan tangan furnitur atau tak jauh dari perabot.

“Kerajinan yang dibuat dari meja belajar anak-anak, kotak tisue, jam dinding, stand hp, pigura, plakat, rak dinding juga barang unik lainnya,” ujar Faqih.

Kerajinan yang dibuatnya itu ia jual dengan harga variatif pun terbilang sangat murah mulai kisaran dari Rp 25 ribu hingga Rp 200 ribuan tergantung pada jenis dan sulitnya pembuatan.

Ia menambahkan, pemasaran yang dilakukan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. Meski demikian, Faqih mengaku prospek usaha kerajinan tangan itu cukup menggiurkan.

Akan tetapi, menurutnya semenjak pandemi Covid-19 yang sudah menginveksi di belahan dunia, termasuk Indonesia mempengaruhi dan berdampak pada usaha yang ditekuninya. Bagaimana tidak, omzet penjualan produknya tersebut menurun sampai 50 persen.

“Untuk prospek lumayan bagus dan semoga ke depannya akan lebih baik dengan mengoptimalkan lagi dalam hal pemasaran,” terang Faqih.