Tim Pemakaman Masih Menunggu Hadiah Istimewa Lewat Mimpi di Siang Bolong

0
75
Karena terlalu lama menunggu datangnya ambulans pembawa jenazah dari rumah sakit, pilihan utama tim pemakaman adalah tidur siang meskipun di tanah dan rerumputan sekitar kuburan.(Foto:SN/dok-yun)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sampai siang tadi Tim Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang Rabu (14/Juli) 2021 hari ini berulang tahun (ultah) pertama, masih juga menunggu pemberian hadiah istimewa. Akan tetapi, hadiah yang ditunggu-tunggu itu ternyata tak kunjung datang.

Padahal hadiah istimewa dimaksud bukanlah uang maupun barang berharga, melainkan terkabulnya harapan bahwa hari ini, seharusnya semua tim pemakaman, termasuk tim yang dibentuk oleh pemerintah desa, tidak lagi harus melaksanakan tugas penakaman. Semisal, hal itu masih harus dilakukanlah cukuplah hanya satu atau dua jenazah, tidak lagi berlebihan seperi hari-hari sebelumnya.

Akan tetapi hadiah istimewa dimaksud, papar Koodinator Tim Pemakaman BPBD Pati yang bersangkutan, Khayun Fulanun, tidak pernah terwujud dan juga tak pernah kesampaian. ”Ibaratnya tak lebih seperti orang mengejar mimpi di siang bolong yang tak pernah kesampaian, karena kami sejak pagi tetap harus melaksanakan tugas pemakaman,” tandasnya.

Karena terlalu lama menunggu datangnya ambulans pembawa jenazah dari rumah sakit, pilihan utama tim pemakaman adalah tidur siang meskipun di tanah dan rerumputan sekitar kuburan.(Foto:SN/dok-yun)

Bahkan, lanjut dia, sejak tadi pagi hingga siang hari, tuga Tim BPBD Pati 1, 3, dan Pati 4 semua harus bergerak melaksanakan pemakaman . Hal tersebut sudah barang tentu termasuk tim Pati 2 (utara), sehingga hal tersebut mengindikasikan jenazah warga Pati yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19 hari ini masih terus selalu ada.

Sebagai gambaran sepintas, sejak pagi pihaknya sudah harus menerima informasi untuk memakamkan jenazah seorang warga Desa Dengkek, Kecamatan Pati. Karena tim pemakaman yang dibentuk oleh desa sudah lebih siap, maka pemakaman pun dilakukan oleh tim yang bersangkutan, dan timnya harus memakaman satu jenazah di Desa Ngarus juga di Kecamatan Pati.

Sedangkan Tim Pati 1 ke Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, dan Tim Pati 3 ke Kelurahan Pati lor, masih di Kematan Pati. ”Siang ini tim masih harus memakamkan dua jenazah lainnya, semua dari Rumah Sakit (RS) Wongsonegoro Semarang, masing-masing di Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, dan ke Desa Puri, Kecamatan Pati,” imbuhnya.