Serapan Dana Desa Pemkab Pati per Juli Baru 39,35 Persen

0
39
Tampak ruang pelayanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pati sepi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah Kabupaten Pati mencatat realisasi serapan anggaran Dana Desa tahun anggaran 2021 per tanggal 14 Juli 2021 lebih dari 1,6 triliun. Laporan penyaluran anggaran itu hingga masuk bulan awal triwulan ketiga tahun 2021 ini.

Kepala KPPN Pati, Marno menyatakan alokasi anggaran Dana Desa itu diperuntukkan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) serta pembiayaan belanja operasional pemerintah desa.

“Serapan anggaran Dana Desa mencapai 39,35% atau senilai Rp167.780.963.400. Sedangkan pagu anggaran DD Kabupaten Pati mendapatkan alokasi sebesar Rp426.380.834.000,” ujar Marno dalam keterangan tertulis yang diterima Samin News, Rabu (14/7/2021).

Pemerintah Kabupaten Pati dengan 401 desa, lanjutnya telah menyalurkan BLT DD sejumlah Rp50.753.100.000. Sementara sampai saat ini BLT DD sudah disalurkan hingga bulan kelima.

Kemudian, Dana Desa Non BLT yang sudah disalurkan sebesar Rp117.027.863.400 dengan penggunaan untuk Belanja Operasional dan Belanja Modal Pemerintah Desa, termasuk untuk penanganan Pandemi Covid-19 sebesar 8 persen dari pagu Dana Desa.

Pemerintah berupaya untuk menangani persoalan pandemi Covid-19 yang belum usai, sudah lebih dari setahun ini berjalan. Oleh sebab itu, anggaran yang digelontorkan tersebut guna membantu masyarakat sebagai jaring pengaman sosial (JPS) untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Meski Pemerintah Kabupaten Pati belum menyerap alokasi anggaran Dana Desa setengahnya itu, menurutnya, penyerapan anggaran tahun 2021 relatif baik. Di mana dengan mengingat beberapa waktu lalu sedang ada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Lantaran pelaksanaan Pilkades serentak bulan April secara serentak, berimbas  pada mundurnya waktu penetapan APBDes oleh desa-desa dengan Kepala Desa baru tersebut. Untuk Kabupaten Pati sampai semester I Tahun 2021, seluruh Desa telah mendapatkan penyaluran Dana Desa.

“Penyerapan tersebut sudah cukup baik mengingat adanya pilkades serentak pada bulan April 2021 untuk 219 Desa,” imbuh Marno.