Kemarin Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 di Pati Tetap Berada di Bawah Angka 20

0
37
Mengusung peti mati dan menguburkannya di tengah malam buta seperti dalam gambar bagi Tim Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 tak bisa dihindari.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati pemakaman jenazah staandar protokol Covid-19 Selasa (13/Juli) kemarin tetap berada di bawah angka 20, tapi bila dibanding hari sebelumnya atau Senin (12/Juli) lalu ternyata ada penambahan. Dengan demikian, harapan untuk terjadinya penurunan secara signifikan untuk sementara ibaratnya masih jauh panggang dari api.

Karena itu, untuk tetap dan selalu mengharap memang harus terus menerus dilakukan oleh siapa saja agar masa pandemi ini segera berakhir. Sehingga yang sedang positif  terpapar dan tengah menjalani perawatan selalu diberikan kesembuhan, maka yang meninggal dan jenazahnya harus dimakamkan dengan protokol tersebut tidak akan terus berulang setiap harinya.

Menyikapi kondisi seperti ini, papar Koodinator Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Khayun Fulanun, dia pun hanya bisa berdoa dan mengharap serta tetap semangat melaksanakan tugas. ”Hal itu sebagai bukti, bahwa kita harus menyadari bahwa kematian itu tak bisa diminta dan juga tak bisa dihindari,” ujarnya.

Pemakaman demi pemakaman standar protokol Covid-19 yang sampai hari ini belum juga berakhir.

Dengan demikian, lanjutnya, saat sekarang bagi siapa saja yang terbaik adalah menjaga diri sendiri agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Dengan kata lain, jika saat ini pemerintah sedang melakukan berbagai upaya untuk melindungi warganya agar aman dari penuaran dan penyebaran virus mematikan itu, maka upaya yang harus diikuti warga adalah mematuhinya.

Terlepas dari hal itu, tetap berupaya untuk sehat dan mengharap agar pemakaman standar protokol Covid-19 di Pati terus berkurang, tentunya tetap terus dilakukan oleh banyak orang. Kendati kenyataannya, harapan tersebut belum bisa terwujud paling tudak kita menyadari dan memahami bahwa kematian dengan pemakaman standar itu masih ada.

Terbukti, untuk Selasa (13/Juli) kemarin yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 masih ada 15 jenazah atau bertambah 2 jenazah dibanding hari sebelumnya sebanyak 13 jenazah. ”Sebab tim pemakaman BPBD Pati harus memakamkan paling banyak sampai (8 jenazah) dan  Pati 2 (utara) sebanyak (2 jenazah).

Sebenarnya tim Pati 2 ini di wilayahnya ada tiga pemakaman jenazah, tapi yang satu di Desa/Kecamatan Trangkil dimakamkan oleh tim pemakaman desa setempat. ”Sedangkan tim Pati 3, kemarin memakamkan (3 jenazah) dan tim Pati 4 (1 jenazah) sehingga seluruhnya berjumlah 15 jenazah,” imbuhnya.