Tracking Swab Antigen di Puskesmas Wedarijaksa I Sebanyak 13 Orang Positif

0
99
Tracking dengan swab antigen di Puskesmas Wedarijaksa I yang berlangsung Senin (7/Juni) kemarin.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Tindak lanjut terpaparnya sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Wedarijaksa I, Senin (7/Juni) kemarin dilakukan tracking swab antigen terhadap orang-orang yang diperkirakan mempunyai kontak dekat dengan nakes yang bersangkutan. Apalagi, dampak dari terpaparnya positif nakes tersebut, Puskesmas harus menutup layanan sementara, dan sekarang sudah membuka kembali layanan tersebut.

Dari hasil tracking swab antigen sebanyak 62 orang untuk 13 orang di antaranya positif sehingga harus secepatnya melakukan isolasi mandiri, agar terpaparnya yang bersangkutan tidak keburu menyebar kepada yang lainnya, utamanya di lingkungan maupun kepada orang-orang yeng mempunyai kontak dekat. Di sisi lain, hal itu membuktikan bahwa penyebaran Covid-19 ini terus berlanjut begitu cepat.

Karena itu, papar Kepala Puskesmas Wedarijaksa I, Suroso MKes, pihaknya juga harus bertindak cepat untuk kembali melakukan ‘tracking antigen yang hasilnya sudah diketahui. ”Yakni, daru 62 orang ternyata 13 orang di antaranya positif sehingga isolasi mandiri harus dilakukan oleh yang bersangutan,” tandasnya.

Puluhan orang harus menjalani swab antigen di Puskesmas Wedarijaksa I untuk mengetahui yang bersangkutan terpapar positif Covid-19 atau tidak.

Selain tracking antigen, lanjut Suroso juga ada 10 orang yang menjalani swab PCR dan 5 lainnya bumil antigen sehingga jumlah seluruhnya ada 77 orang.  Akan tetapi untuk yang PCR masih dalam proses, sehingga pihaknya tetap masih harus menunggu hasil tersebut.

Dengan demikian, dalam menyikapi kondisi pihaknya tetap mengharap agar warga benar-benar mematuhi apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Yakni, diharuskannya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, termasuk di antaranya pembatasan orang punya hajat perkawinan yang cukup dengan akad nikah.

Di sisi lain, kepatuhan untuk tidak berkerumun hendaknya juga dihindari, serta kepatuhan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (propkes) juga jangan diabaikan. ”Karena itu, semua harus saling menjaga diri jangan sampai tertular dan menularkan Covid-19,” imbuhnya.