Kepedulian di Kompleks Perumahan Wijaya Kusuma Untuk Warga yang Positif Terpapar Covid-19

0
249
Seorang Ketua Rt 06 / Rw 06 Perumahan Wijaya Kusuma, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Rizal Atmoko saat mengantar vitamin dan susu baik kepada warganya yang terpapar maupun yang dalam kondisi aman dari Covid-19.(Foto:SN/dok-ron)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam situasi pandemi Covid-19 yang berlangsung berlarut-larut hingga sekarang, sudah pasti memunculkan hal-hal dalam kehidupan sehari-hari, utamanya menyangkut kondisi perekonomian warga. Akan tetapi di sisi lain, kondisi tersebut sampai kapan berakhirnya tidak ada yang mengetahui secara pasti.

Karena itu, di tengah-tengah kesulitan tersebut maka tatanan kehidupan agar tetap terjaga maka kepedulian antara yang satu dan lainnya harus ada. Hal tesebut mulai dirintis oleh salah seorang Ketua Rt 06/Rw 06, kompleks perumahan Wijaya Kusuma di Gang Kenanga, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Rizal Atmoko bersama pengurusnya.

Hal tersebut dibenarkan salah seorang tokoh masyarakat di lingkungan Rt setempat, Rohni, dan hal itu bermula ketika ada salah seorang warga yang sakit ketika dilakukan swab antigen ternyata positif terpapar. ”Dengan demikian, lingkungan warga di Rt ini harus menaruh kepedulian agar yang bersangkutan bersedia melakukan isolasi mandiri,”ujarnya.

Konsekuensinya, agar warga lingkungan harus melaksankan ”jaga tetangga”, tapi jika hanya menaruh perhatian hanya kepada warga yang terpapar, maka seluruh warga diajak masing-masing untuk menjaga diri. Kepada mereka selain diberikan vitamin juga diberikan minuman susu, dan diharuskan tetap  menjaga kesehatannya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sedangkan bagi warga yang kurang mampu juga diberikan tambahan sembako, agar bisa sedikit ikut meringankan bebannya sehari-hari. Dengan demikian, untuk hari-hari berikutnya di masa pandemi peran lingkungan untuk saling menjaga ini bisa berlanjut, meskipun hanya sekadar ikut membantu meringankan.

Sementara itu, sumber pedanaan untuk membiayai kepedulian ini justru didapat dari hasil ”jimpitan” yang dikumpulkan setiap malam. ”Hal itu menunjukkan, bahwa dimulai dari hal kecil dan sedikit ternyata bermanfaat saat warga memang membutuhkan dalam kondisi seperti sekarang,”imbuhnya.