Jaga Tetangga Mendesak Diberdayakan

0
66
Khayun Fulanun
Koordinator Pemakaman Jenazah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun.(Foto:SN/dok-aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Berulang kali Koordinator Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun, menyampaikan  imbauan dan harapan. Yakni, agar tim pemakaman dari unsur ”jaga tetangga” hendaknya segera lebih diberdayakan agar pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 tidak semata-mata hanya bergantung pada tim saja.

Sebab, banyak hal yang saat ini harus menjadi bahan pertimbangan, di antaranya tim pemakaman ini sudah melaksnakan tugas mendekati kurun waktu satu tahun. Tepatnya nanti adalah Juli 2021 mendatang, sehingga kondisinya ibarat mesin kendaraan sudah perlu dilakukan servis, karena mereka tiap hari hampir tak pernah absen melaksanakan tugas tersebut.

Apalagi, paparnya, belakangan ini jumlah jenazah yang harus tiap hari dimakamkan standar protokol tersebut, jumlahnya terus bertambah. ”Akibatnya, jika pihak rumah sakit sudah selesai dan siap dengan jenazah yang sudah selesai dilakukan pemulasaran, terpaksa harus menunggu tim kami yang harus memakamkan,”ujarnya.

Demikian pula, lanjutnya, hal sebaliknya juga bisa terjadi, tim sudah siap tapi pemulasaraan maupun penggalian lubang belum siap, sehingga ganti pihaknya yang harus menunggu. Jika sudah terjadi saling menunggu ini, maka pihak keluarga juga tidak sebar minta pemakaman jenazah keluarganya lebih didahulukan.

Padahal, jumlah personel yang ada juga dalam kondisi terbatas dan jika sudah seharian melaksanakan tugas tentu diliputi kejenuhan. Karena itu, jika tim jaga tetangga masing-masing desa lebih diberdayakan, paling tidak yang bertugas menggali lubang makan dan yang mengusung jenazah tentu bisa siap lebih awal.

Di sisi lain, tim ”jaga tetangga” khususnya yang mengusung jenazah dan menguburnya hendaknya tak perlu merasa takut, karena jenazah yang dilakukan pemulasaraan ini benar-benar stiril. Kendati demikian tim pun harus menggunakan alat pelindung diri (APD) karena yang dihadapi adalah virus, sehingga setiap personel tim harus selalu menjaga diri secara maksimal.

Mengingat kondisi tersebut, maka akan lebih baik jika Tim Gugus Kabupaten Pati ini segera memerintahkan jajaran di bawahnya untuk segera memberdayakan tim ”jaga tetangga” yang tugasnya tidak semata-mata melakukan pemakaman jenazah, tapi juga ada tugas-tugas sosial lainnya. ”Paling tidak akan lebih baik jika Pak Bupati segera membuat surat edaran (SE) pembentukannya,”tandas Khayun Fulanun.