Di Tengah Masa Pandemi Kesiapsiagaan Warga Menghadapi Bencana Jangan Sampai Abai

0
21
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati menyempatkan mengajak warga di Desa Alasdowo dan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi bencana.(Foto:SN/dok-yun)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bencana itu datangnya seketika dan tiba-tiba tapi siapapun harus bersiap diri menghadapinya, untuk menghindar semaksimal mungkin. Demgan demikian, satu hal yang harus diupayakan maksimal adalah harus bisa selamat saat harus menghadapi terjadinya bencana alam dengan meningkatkan kewasdaan sejak dini.

Karena itu, kendati di tengah-tengah masa pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya tapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, terus berupaya menyiapkan warga untuk menghadapi bencana. Hal itu dilakukan dalam pemberian arahan kepada kalangan perangkat desa dan tokoh masyarakat, Rabu (16/Juni) pagi tadi, di Desa Alasdowo dan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti.

Kedua desa tersebut, papar Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Khayun Fulanun, adalah merupakan desa kawasan pantai yang warganya juga bermatapencaharian sebagai nelayan. ”Khusus untuk warga ini, biasanya bencana yang dihadapi adalah gelombang laut pasang yang sering membahayakan nelayan mengalami kecelakaan saat melaut,”ujarnya.

Di sisi lain, lanjut dia, sebagai desa kawasan pantai juga sering menghadapi bencana alam puting beliung, sehingga jika mengetahui atau harus menghadapi kondisi semacam ini, warga harus cepat keluar dari rumah. Selain itu juga jangan berteduh di bawah pohon yang mudah tumbang, tapi baik jika hendak berteduh carilah pohon pisang.

Sebab, jika pohon dengan batang lunbak ini sampai roboh diterpa puting beliung tentu tidak begitu membahayakan bagi yang berteduh di bawahnya. Dengan kata lain, akan lebih baik dalam bencana ini meskipun disertai hujan tapi tidak berlangsung terlalu lama, sehingga semisal harus basah kehujanan tidak apa-apa.

Adapun bencana alam lainnya yang sering terjadi di kawasan Pati utara ini, adalah terjadinya banjir bandang yang membawa gerusan tanah merah dari hulu yang notabene adalah kawasan lebih tinggi. Jika gelontoran lumpur banjir bandang tak lagi bisa  lewat alur kali, tentu limpas ke darat masuk kawasan permukiman.

Bila hal itu terjadi di malam hari warga juga harus waspada. ”Yakni, jangan berdiam di dalam rumah, melainkan cukup di teras depan,”imbuhnya.