Kecamatan Trangkil Serah Terima Jabatan Kepala Desa

0
47
Serah terima jabatan Pj Kepala Desa kepada Kepala Desa hasil Pilkades serentak gelombang pertama tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula kantor kecamatan Trangkil.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kecamatan Trangkil, Selasa (25/5) kemarin melaksanakan serah terima jabatan Pj Kepala Desa kepada Kepala Desa hasil Pilkades serentak gelombang pertama tahun 2021 di Aula kantor kecamatan setempat.

Kegiatan serah terima jabatan dari Pj terhadap kepala desa yang dilantik pada 22 Mei lalu di antaranya yaitu Desa Kajar, Karanglegi, Krandan, Tlutup, Kertomulyo, Guyangan dan Desa Sambilawang.

Camat Trangkil, Wahyu Wuryanto mengatakan bagi kades baru dilantik agar belajar juga menyesuaikan baik mulai tentang pemerintahan, tugas maupun program kerja.

Ia menyebutkan bagi Kepala Desa untuk berkoordinasi pada Pj sebelumnya yang menjalankan programnya berdasarkan APBDes yang ditetapkan Kades lama.

“Tapi kita perhatikan pula yaitu mengacu pada RPJMDes, para Pj yang ditetapkan pak Bupati Pati itu membantu tugas panjenengan (Kades terlantik, red),” kata Wahyu.

Oleh sebab itu, Kades yang baru dilantik ini agar segera menyiapkan program kerjanya selama menjabat yakni lima tahun ke depan. Di samping itu, ia mengingatkan Kades agar mewujudkan janji politik pada saat kampanye sebelum pencalonan.

“Tentunya para kades ini mempunyai visi-misi pada saat pencalonan yang tertulis, tertuang yang dijadikan dokumen dan diwujudkan dalam RPJMDes ke depan. Sebab, visi-misi ini adalah janji untuk lima tahun masa jabatan,” terang Wahyu.

Progam kerja ini dimaksudkan untuk poros pembangunan desa yang lebih baik. Bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur, atau secara sempit pembangunan aspal, betonisasi, melainkan juga pembangunan SDM yang unggul wajib diwujudkan.

Bahkan, pemerintah telah menggelontorkan banyak anggaran dalam bentuk Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). hal ini tak lain adalah memberikan otonomi pemerintah desa dalam mengembangkan pembangunan secara mandiri berdasarkan kebutuhan desa masing-masing.

Dengan demikian, jika mampu mengelola potensi yang dimiliki melalui SDM cerdas akan menciptakan data kreasi pengelolaan sumber daya alam, pembangunan ekonomi untuk kemandirian serta kesejahteraan warganya.