Dua Hari Absen; Hari Ini Langsung Dua Pemakaman Standar Protokol Covid-19

0
90
Shalat jenazah dilanjutkan pengusungan peti jenazah menuju ke lubang pemakaman untuk jenazah seorang laki-laki, warga Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo, Kamis (20/Mei) siang tadi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dua hari beturut-turut, Selasa dan Rabu (18 dan 19/Mei) 2021, Pati memang absen pemakaman jenazah standar protokol Covid-19. Akan tetapi sebagai gantinya, Kamis (20 Mei) 2021 sebagai gantinya langsung dimakamkan dua jenazah dengan standar protokol yang sama.

Karena itu, rasanya sangat sulit untuk berharap agar pemakaman jenazah dengan protokol tersebut segera berakhir. Dengan demikian, hal itu menunjukkan bahwa masa pandemi Covid-19 ini juga sulit diharapkan lapan kepastiannya di Pati berakhir.

Padahal, upaya untuk memutus mata rantai masa pandemi ini juga terus diupayakan oleh pihak yang berkompeten beserta seluruh jajaran terkait. Bahkan salah satu di antaranya, yaitu upaya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Di sisi lain, dari pantauan yang dilakukan ”Samin News” selama ini, upaya pemberian vaksinasi kepada warga, termasuk kepada para lanjut usia juga tak ketinggalan. Hanya saja, tampaknya warga meninggal yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 terus berlangsug.

Dengan demikian, papar Koordinator Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun, tetap mengharap kesiapkan warga yang sudah beberapa saat ini bergabung dalam ”jaga tetangga.” ”Tujuannya tak lain, sudah saatnya mereka melaksanakan pemakaman warga setempat yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19,” ujarnya.

Modin Desa Jimbaran, Kecamatan Margirejo, Pati, Kiswanto mengumandangkan adzan sebelum jenazah dimasukkan ke lubang pemakaman.

Hal tesebut, lanjut dia, sudah saatnya, warga yang meninggal dan positif terpapar Covid-19 jangan dijauhi, tapi perlu dilakukan pemakaman secara bersama-sama oleh warga sebagaimana layaknya dalam kondisi normal. Demikian pula, warga yang melayat pun mengantar dan mendoakannya bersama-sama sampai di lokasi pemakaman.

Hanya saja syaratnya, mereka jika takut untuk dekat dengan pusara tapi masih dalam lingkungan pemakaman tentu lebih baik. Sedangan yang hendak melakukan pemakaman atau tim ”jaga tetangga” hendaknya tetap memakai alat pelindung diri (APD).

Pengurukan lubang makam dan penempatan nisan di pusara makam jenazah seorag laki-laki warga Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo, Pati.

Sedangkan untuk pemulasaraan jenazah, biarlah dilakukan pihak rumah sakit, di mana sebelum meninggal pasien sempat dirawat. Sedangkan untuk dua jenazah yang hari ini ini dimakamkan satadar protokol Covid-19, di antaranya adalah seorang laki-laki, waga Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo, Pati.

Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati. ”Adapun seorang lainnya juga laki-laki, warga Desa Dukuhseti yang sebelum meninggal dirawat di RS Dokter Kariadi Semarang, sehingga pemakamannya dilaksanakan oleh BPBD Pati 2 (utara),” imbuhnya.