Talud di Ruas Jalan Tlogowungu-Sitiluhur yang Ambrol Segera Diperbaiki

0
29
Talud tepi ruas jalan Tlogowungu-Sitiluhur, Kecamatan Gembong yang beberapa waktu lalu ambrol.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pihak Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, secepatnya akan melakukan perbaikan talud di pinggir ruas jalan Tlogowungu-Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Talud tersebut ambrol di dua titik, masing-masing yang di barat panjangnya mencapai 8 meter, dan sisi timur 4 meter.

Adapun ketinggian atau kedalaman alur kali di lokasi itu mencapai sekitar 5 meter dari permukaan bahu jalan, sehingga untuk perbaikannya harus diganti dengan memasang talud baru. Akan tetapi, dari sisi konstruksi teknis, pemasangan talud tidak bisa dilakukan secara tegak, karena itu akan mengurangi kekuatan talud itu sendiri.

Dengan kata lain, papar Kepala Seksie (Seksie) Jalan Bidang Binamarga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, pemasangan talud itu sendiri harus dengan ketinggan mencapai enam meter. ”Sebab, untuk yang satu meter adalah galian pondisi bawah dasar kali yang kondisinya terlalu sempit,” ujarnya.

Salah seorang personel lapangan saat tengah mencermati ambrolnya talud di pinggir ruas jalan Tlogowungu-Sitiluhur, Kecamatan Gembong.

Sedangkan sater di atas galian dasar podasi langsung diberi ”undag” ke atas masing-masing dengan ketinggian dua meter. Jika kondisinya tegak, maka bila tedrjadi hantaman gelontoran air cukup deras, maka ancaman terjadi ambrol lagi tak bisa dihindari sehingga kekuatannya akan berbeda bila dibanding dengan talud yang secara konstruksi menggunakan undag.

Menjawab pertanyaan, Hasto Utomo menambahkan, upaya untuk memperbaiki talud tersebut memang mendesak, maka anggaran yang digaunakan adalah biaya untuk pemeliharaan jalan yang saat ini sudah digunakan untuk memperbaiki kerusakan dengan tambal-sulam. Sebab, untuk kerusakan ruas jalan jika harus dilakukan dengan peningkatan paket pekerjaan yang harus ditenderkan tidak ada anggarannya.

Terlepas dari hal tersebut, untuk perbaikan talud harus menjadi sekala prioritas karena ruas jalan tersebut arus lalu lintasnya cukup ramai, mengingat  sebagai akses menuju objek wisata Waduk Gunungrowo. ”Sedangkan bulan depan adalah masa Lebaran, sehingga arus lalu lintas di ruas jalan itu pasti akan ramai oleh para penggunanya,” imbuhnya.