Pengecoran Lantai Jembatan Kembar; Tetap Ditunggui Para Pengguna Jalan

0
27
Pengecoran material beton untuk lantai Jembatan Kembar di alur Kali Wesi Desa Langgenharjo, Kecaatan Juwana.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati selama pelaksanaan pekerjaan perbaikan Jembatan Kembar di alur Kali Wesi Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana yang beberapa waktu lalu pondasinya ambrol, tiap hari selalu terganggu lalu-lalangnya para pengguna jalan. Yakni, tidak hanya yang hendak melintas dari Juwana menuju Tayu, tapi juga sebaliknya.

Sebab, bagian pondasi jembatan yang ambrol memang hanya terjadi pada satu sisi, yaitu sebelah kanan jika dari Juwana atau sebelah kiri dari Tayu. Akan tetapi selama melaksanakan pekerjaan tersebut yang menjadi kendala adalah lalu lalangnya pegguna jalan dari dua arah yang hendak melintas di bagian jembatan yang masih aman.

Akan tetapi, papar pelaksana lapangan pekerjaan swakelola Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR ) Kabupaten Pati, Abdul Ghoni, bukan bagian jembatan yang masih aman tak boleh dilewati, hanya saja untuk menjaga terjadinya hal-hal tak dinginkan seharusnya tidak ada pegguna jalan yang melintas. ”Upaya untuk memberi pengguna jalan sudah dilakukan oleh pihak yang berkompeten, dengan mengalihkan arus lalu lintas ke Juwana-Wedarijaksa,” ujarnya.

Masing-masing, lanjutnya yang dari Juwana, setelah sampai sekitar jembatan kembar belok kiri lewat jalan Pasar Selok, setelah itu belok kanan sampai di ruas jalan Juwana-Wedarijaksa. Hal itu berlaku bagi pengguna jalan yang hendak ke Tayu, atau sebaliknya yang dari Tayu hendak ke Juwana sesampainya di pertigaan Guyangan, Kecamatan Trangkil belok kanan menuju Jetak, Kecamatan Wedarijaksa ke Juwana.

Semua upaya pengalihan arus lalu lintas sudah jelas, dan rambu-rambunya juga lengkap tapi semua tetap diabaikan, termasuk saat pengecoran beton hari ini. Dengan demikian, utamanya para pengendara motor memilih menunggu sampai truk molen pembawa material tersebut meninggalkan tempat itu, sehingga mereka memilih menunggu.

Ternyata rencana pengecoran tetap bisa terlaksana sesuai jadwal, yaitu Kamis (1/4) hari ini dengan mendatangkan enam truk molen karena untuk lantai jembatan tersebut membutuhkan 18 meter kubik meterial beton. ”Jika hari ini tanggal 1 April, maka jembatan tersebut bisa dilewati bagian yang kanan dari Juwana, adalah akhir April mendatang,”imbuhnya.