Jalan Provinsi Pati-Purwodadi; Tambal Sulam yang Penting Tidak Berlubang

0
34
Seorang personel petugas tambal sulam ruas jalan Provinsi Jawa Tengah antara Pati-Purwodadi dari Binamarga Wilayah Pati, Roso, memberi petunjuk kepada para pekerja yang melakukan penambalan lubang di ruas jalan tersebut.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kerusakan ruas jalan Provinsi Jawa Tengah di jalur Pati-Purwadadi, sudah berlangsung beberpa waktu lalu. Yakni, mulai dari depan SMP N 1 Kayen ke barat hingga sampai perbatasan Pati-Purwodadi, karena muncul banyak lubang yang membahayakan para pengguna jalan, utamanya pengendara motor.

Akan tetapi, sudah beberapa hari terakhir ini, pihak Binamarga Wilayah Pati, sudah melakukan tambal sulam sehingga diharapkan tidak ada lagi lubang di sepanjang ruas jalan seperti ”gula kacang.” Dengan demkian, kendati ruas jalan tidak mulus tapi minimal memberikan rasa aman kepada para penggunanya.

Apalagi, papar salah seorang personel dari jajaran DPU Binamarga wilayah yang bersangkutan, dalam mendekati datangnya Lebaran nanti apa yang dilaksanakan pihaknya ini sudah tuntas. ”Karena itu, kami tidak memasang target waktu pelaksanaannya yang penting sebelum Lebaran sudah tuntas,” ujarnya.

Para pekerja tambal sulam tengah menggelar aspal panas, untuk menutup lubang ruas jalan masuk Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo.

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, lanjut dia, selesai dari ruas jalan di Cengkalsewu yang sudah selesai, hal itu dilanjutkan dengan pekerjaan yang sama di Desa Kedumulyo, terus menuju ke barat ke Desa Gadudero, Sukolilo, dan berikutnya akan dilanjutkan sampai di wilayah perbatasan Pati-Purwodadi.

Menjawab pertanyaan, Roso menambahkan, berkait terjadinya penurununan antara badan jalan dan lebar jalan penambahan dengan rigid beton, hal itu akan dilakukan setelah pekerjaan yang utama selesai. ”Dengan demikian, hal tersebut bisa ditambahkan sekembalinya menuju Pati,” imbuhnya.

Sementara itu terpisah, Kepala Seksi (Kasie) Jalan DPU Binamarga Wilayah Pati, Patuh Uji Winarno ST ditanya berkait hal tersebut memaparkan, bahwa pekerjaan tersebut sudah berlangsung dan ditenderkan. ”Kalau di lokasi belum ada material, karena harus melakukan pengambilan di Semarang.” tandasnya.