Usaha Pemuda Tani HKTI dalam Mendorong Kemajuan Pertanian

0
41
Pelatihan yang diselenggarakan oleh pemuda Tani Hkti Kabupaten Pati berkolaborasi dengan Dinporapar Jateng dan Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Peran Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) cukup strategis dalam mengembangkan usaha bidang pertanian. Pasalnya, organisasi kepemudaan dengan basik pemuda ini akan mampu menciptakan ide-ide kreatif dalam dunia pertanian hingga peternakan.

Ketua Pemuda Tani HKTI Kabupaten Pati, Muhammad Sidiq memaparkan peran kelompok masyarakat yang tergabung dalam organisasi pemuda tani ini adalah sebagai pelaku hingga pendamping oleh persoalan yang dialami petani secara komprehensif.

“Posisi kami Pemuda Tani HKTI di semua sektor, yaitu sebagai pelaku, pengusaha tani, sebagai sarana atau penjembatan akses permodalan,” ungkap Sidiq seusai kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Wirausaha Muda Pemula, Selasa (16/3/2021).

Selain itu, lanjutnya peran Pemuda Tani HKTI juga sebagai inkubator (tampungan, red) dari permasalahan yang dihadapi petani. Adapun persoalan ini berbagai macam, mulai permodalan maupun tata kelola usaha pertanian.

Menurut dia persoalan yang dihadapi itu secara fundamental dicarikan solusi dan menggeret pihak-pihak terkait. Misalnya terkait soal kerjasama maupun permodalan itu disambungkan dengan dinas, pihak swasta yang membutuhkan, maupun perbankan.

“Baik petani di luar serta yang tergabung dalam pemuda Tani HKTI itu pada intinya sama-sama ingin mewujudkan petani yang makmur dan berkualitas,” tambah Sidiq.

Dimana tujuannya adalah ada pencapaian yang mendasar terkait kesejahteraan petani. Di sinilah peran strategis petani yang tergabung dalam Pemuda Tani HKTI.

“Dan disini kami konteksnya adalah segmen petani pemuda, jadi menumbuhkan kecintaaan terhadap dunia pertanian juga peternakan, ujarnya.

Menurut ketua Pemuda Tani HKTI Jateng, heriwanto mengatakan setidaknya ada empat poin yang diperjuangkan dalam membangun kemajuan bidang pertanian.

“Terkait akses permodalan, akses fasilitasi petani dengan pemerintah dan swasta, fasilitasi antara petani dengan kampus, dan membangun akses permodalan salah satunya dengan menjalin kerjasama terhadap PT PNM,” kata Heriwanto.