Selama Tiga Hari Lima Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19

0
87
Proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selama tiga hari berturut-turut, atau sejak Sabtu (27/2) hingga Senin (1/3) hari ini, sedikitnya dimakamkan lima jenazah  dengan standar protokol Covid-19. Sehingga dari segi jumlah, belakangan ini jenazah yang dimakamkan dengan standar protokol tersebut memang mulai berkurang.

Hanya saja, kematian yang jenazahnya dimakamkan dengan standar protokol kesehatan tersebut sampai sakarang masih berlanjut. Dengan demikian, di sejumlah rumah sakit berarti masih ada warga terpapar masih dirawat, atau bahkan di tempat karantina yan sekarang sudah pindah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati masih ada yang menjalani isolasi.

Terlepas dari hal tersebut, papar salah seorag anggota tim pemakaman dari BPBD setempat, Purnama, situasi dan kondisi ini menuntut warga tetap waspada. ”Utuk pelaksanaan vaksinasi memang sudah dimulai di beberapa kalangan, tapi kehati-hatian warga dalam menghadapi kondisi seperti sekarang tetap tak boleh kendor dari kewaspadaan dan ke hati-hatian,” tandasnya.

Menyikapi kondisi seperti sekarang ini, lanjutnya, adalah lebih baik jika warga yang saat ini menjalani karantina karena terpapar, adalah bisa kembali normal. Demikian pula, warga yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit juga bisa disembuhkan, sehingga dampak dari yang dirawat meninggal benar-benar bisa ditekan maksimal dan akhirnya bisa disembuhkan.

Dengan demikian, dalam kurun waktu masa pandemi hampir selama satu tahun jika diibaratkan orang berjalan juga sudah tiba saatnya untuk berhenti karena kelelahan. Namun di Pati belum ada tanda-tanda ke arah itu, sehinga hitungan angka lima jika dimulai dari Sabtu (27/2) ada dua jenazah yang harus dimakamkan, masing-masing di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, dan Desa Sudomulyo, Kecamatan Jakenan.

Sedangkan Minggu (28/2) satu jenazah seorang perempuan, warga Desa/Kecamatan Tambakromo, dan Senin (1/3) hari ini utuk pagi tadi satu jenazah seorang laki-laki, warga Desa  Batursari, Kecamatan Batangan yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. ”Untuk siang ini, satu jenazah lainnya seorang laki-laki, warga Desa/Kecamatan Trangkil yang sebelum meninggal sempat dirawat di RS Fastabiq Sehat Pati,” imbuhnya.