Tahun Kerbau Logam Akan Banyak Membawa Keberuntungan

0
45
Kelenteng Hok Tik Bio, di Kompleks Pecinan menjelang berlangsungnya penyambutan Tahun Baru Imlek 2572, diTahun 2021 ini mulai tampak meriah berhias lampion.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Belum berakhirnya pandemi Covid-19 sampai saat ini, maka Kelenteng Hok Tik Bio, di Kompleks Pecinan Pati dalam menyambut tahun baru tersebut tidak menggelar keramaian yang berlebihan seperti di waktu-waktu sebelumnya. Sedangkan kegiatan berbagi kepada sama, yaitu pemberian bantuan beras akan dilaksanakan, Senin (8/2) pekan.

Utuk keperluan tersebut, adalah ikut serta bergabung adalah dari Gereja Katolik ST Katolik yang juga akan bersama-sama membagi beras kepada warga yang daftar nama-namanya sudah terdaftar. Sedangkan limabelas hari sesudah penyambutan Tahun Baru Imlek, atau saat Cap Go Meh, pihak kelenteng juga akan membagikan kue keranjang kepada warga.

Sedangkan menurut Ketua Kelenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto, terlepas dari kondisi masa pandemi dan juga terjadinya beberapa bencana tapi jika mengacu pada shio di Tahun 2572, yaitu Kerbau Logam, tampaknya akan banyak membawa banyak energi potisif dan aura yang baik. ”Bahkan  juga akan memberi banyak keberuntugan (hoki) bagi yang ber-shio tersebut,”ujarnya,

Kelenteng Hok Tik Bio Pati yang siap menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2572 meskipun tanpa keramaian, karena di tengah masa pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu, lanjut Eddy Siswanto, ada juga yang ber-shio lain juga akan menikmati keberuntungan berkait dengan Shio Kerbau Logam itu, utamanya alah dari sisi keuangan. Di antaranya adalah yang ber-Shio Macan Air (2022) karena sebelumnya adalah Tahun Tikus Logam (2020), sehingga  harapan di tahun ini adalah memerikan keberuntungan pula bagi pemerintah.

Karena ada harapan bahwa perekonomian ini juga akan semakin membaik diikuti dengan mulai berkurangnya sebaran virus Corona (Covid-19). Sebab, pemerintah sudah satu tahun ini berupaya keras untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Corona, dan yang belum lama dilakukan adalah upaya pencegahan melalui vaksinasi.

Mengingat hak tersebut, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah berupa pemberlakuan protokol kesehatan (Prokes) hendaknya jangan diabaikan. ”Demikian pula, jika nanti masyarakat harus menjalani vaksinasi juga patuh saja tentang hal-hal dan upaya yang terus dilakukan perintah, karena dengan diberikannya suntikan vaksin, maka sudah pasti daya tahan tubuh mereka terhadap ancaman serangan Covid-19 tentu lebih maksimal,”tandas Eddy Siswanto.