Camat Tlogowungu Dukung Baksos PPDI Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

0
28
Camat Tlogowungu, Jabir (Tengah)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Camat Tlogowungu, Jabir mendukung langkah bakti sosial yang digelar oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Tlogowungu dalam kegiatannya bakti sosial menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Kabupaten Pati hampir sebulan ini terkena musibah bencana alam utamanya banjir. Sehingga, lantaran permukaan air itu membuat aktivitas masyarakat terganggu dan akhirnya berdampak pada pemenuhan dasar mereka.

“Ini adalah salah satu kepedulian kita dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Tlogowungu yang punya inisiatif untuk membantu masyarakat yang kena dampak banjir di Kabupaten Pati,” kata Jabir saat pengkondisian bakti sosial oleh PPDI di kantor kecamatan kepada Saminnews, Rabu (24/2/2021).

Adapun dengan munculnya bencana yang dialami oleh sebagian dari saudara kita itu, menurutnya membuat PPDI terketuk, lalu mengumpulkan dana dari para anggotanya. Kemudian, bantuan diserahkan bagi warga Dukuh Donomulyo, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen.

Sementara itu, dalam kesempatan bakti sosial yang digalang oleh PPDI, pemerintah Kecamatan Tlogowungu menuturkan juga ikut membantu mendukung dengan paling tidak menyumbang serta ikut terjun dalam proses penyaluran bantuan ke lokasi yang dituju itu.

Ia mengatakan pihak Kecamatan Tlogowungu juga ikut ambil bagian dalam pendanaan yang digalang oleh PPDI. Kalau bakti sosial oleh Kecamatan Tlogowungu sendiri sudah disalurkan sebelumnya ke dua lokasi, yakni Kecamatan Gabus dan Jakenan.

“Bahkan, baksos juga dilakukan oleh PKH maupun PKK (disalurkan) di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus dan Kedungmulyo Jakenan,” papar Jabir.

Dengan demikian, semakin banyak pihak turut serta memikul beban yang dirasakan masyarakat terdampak itu, tentu saja akan semakin memberikan kekuatan. Karena, mereka merasa didampingi yang tidak merasa beban itu ditanggung sendiri.

“Bantuan ini biar bisa sedikit membantu masyarakat yang kena dampak banjir. Karena, ekonomi terganggu, panen banyak yang gagal. Sehingga kami terketuk dan peduli untuk itu,” tutupnya.