Bosan di Kuburan, Tim Pemakaman BPBD Terjun ke Lokasi Genangan Banjir

0
126

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bosan berbulan-bulan mengusung jenazah dari ambulans ke kuburan, Tim ”Burial” atau Pemakamanan Jenazah Standar Protokol Covid-19, mulai Sabtu (6/2) kemarin satu dari dua tim tersebut, terjun ke lokasi genangan banjir. Sebab, hari itu hanya ada satu pemakaman yang sudah ditangani oleh satu tim lainnya.

Dengan demikian, papar Ketua Tim yang satu lagi, Sunarto yang hari itu tetap bersiap siaga untuk membunuh kejenuhan dan kebosanan, mereka terjun ke lokasi genangan banjir, di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus. Sedangkan satu tim lainnya, hari iti hingga lepas siang hari memakamkan satu jenazah seorang laki-laki, warga Desa Jatiroto, Kecamatan Kayen.

Ditanya berkait hal tersebut, Ketua Tim Pemakaman Standar Covid-19 dari BPBD Pati yang terjun ke lokasi genangan banjir, Sunarto, tidak mengelak. ”Alasannya hal itu kami lakukan, karena tampaknya tugas pemakaman dengan standar protokol Covid-19 mulai berkurang, sehingga kami tidak hanya bisa tinggal diam menunggu untuk melakukan pemakaman,”ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, setelah melapor ke atasan dan menanggalkan APBD pemakaman, satu tim yang dia pimpin dengan atribut relawan penanggulangan banjir ganti bergerak menuju ke Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus. Tiba di lokasi pihaknya langsung berkoordinasi dengan perangkat setempat, untuk melaksankan apa yang mendesak untuk dilakukan.

Hal tersebut mengingat, genangan air sudah mulai ada yang memasuki dalam rumah warga mengingat lokasi dukuh tersebut memang di pinggir alur Kali Juwana. Dengan demikian, maka yang dilakuikan tim adalah mengumpulkan barang-barang milik warga, dan menaruhnya di tempat yang aman, termasuk barang-barang yang akan di bawa, jika harus mengungsi.

Di tengah kesibukan itu, masih kata dia, ada pihak yang menghubungi dia, bahwa timnya harus membantu membagikan nasi bungkus kepada warga yang rumahnya tergenang. Mengingat hal tersebut adalah amanat dari pihak yang harus berbagi, maka dia bersama salah satu personel timnya berangkat ke lokasi dapur umum yang di buka dan diusahakan warga.

Lokasinya , yaitu di salah satu kompleks Perumahan Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, dengan jumlah seluruhnya sebanyak 300 bungkus. ”Kami juga mendapat pesan dari penanggung jawab dapur umum itu, bahwa jika ada warga lain yang hendak ikut membantu atau berpartisipasi juga dibuka donasi untuk umum,” paparnya.

Dengan demikian, masih kata dia lagi, mereka bisa datang langsung ke pusat dapur umum itu, di salah satu ruko kompleks perumahan tersebut. Mengingat pihaknya mendapat mandat dari kelompok yang pedulIi bencana ini, maka 140 nasi bungkus sore itu langsung diserahkan ke warga Dukuh Biteng, Desa Banjarsari.

Sedangkan sisanya yang 160 oleh tim dibawa ke balai desa setempat, utuk diserahkan kepada petugas piket di pos desa itu. ”Dengan demikian, nasi bungkus yang mandatnya dari dapur umum agar diserahkan ke warga Desa Banjarsari, sore itu juga sudah tuntas kami laksanakan, dan harapan kami  semoga hari Minggu ini tidak ada lagi jenazah yang dimakamkan dengan standar protokol Covid-19,” tandasnya.