Anggota Dewan Endah Sri Wahyuningati; Belum Mendapat Penjelasan Soal Pembangunan Gedung Berlantai Empat

0
194
Endah Sri Wahyuningati, anggota Dewan dari Fraksi Golkar.
Endah Sri Wahyuningati, anggota Dewan dari Fraksi Golkar.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Satu lagi personel jajaran DPRD Pati, Hj Endah Sri Wahyuningati dar Fraksi Partai Golkar juga tidak mengetahui ada rencana membangu Gedung DPRD baru berlantai empat. aar-kabarnya adalah seperti itu sehingga untuk mendapat kejelasan informasi tersebut pihaknya akan mencari informasi yang lebih tepat.

Dengan demikian, jika kebenaran informasi tersebut sudah didapat, maka dalam memberikan penjelasan tentu tidak salah lagi, Selain pembangunan gedung sersebut, tujuan utamanya adalah untuk mengurai kebutuhan lokasi parkir anggota, karena jika sedang berlangsung sidang paripurna untuk mencari parkir sangat sulit.

Akibantnya, ada yang terpaksa memutar-mutar sehingga akhirnya menyita banyak waktu dan menyebabkan datang ke ruang sidang menjadi terlambat. ”Hanya masalah parkir itulah yang pernah menjadi bahan pembicaraan jajaran Dewan, dan tentang anggota Dewan akan mendapat tempat satu ruangan di gedung tersebut kami memang tidak mengetahui,”ujarnya.

Di salah satu sisi depan Gedung DPRD Pati yang selama ini menjadi Ruang Fraksi, halamannya untuk tempat parkir.

Sementara itu berdasarkan keterangan yang dihimpun Samin News menyebutkan, bahwa awal mula munculnya gagasan membangun alat kelengkapan Dewan berupa fasilitas gedung sudah muncul beberapa tahun lalu. Yakni, melalui perbincangan tidak resmi dari beberapa personel yang menggagas bahwa DPRD Pati sudah mempunyai rencana membangun gedung seperti yang di Senayan.

Dalam pembangunan gedung tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, dan juga disiapkan satu ruangan untuk satu orang. Khusus yang disebut terakhir, bagi daerah yang sudah menyediakan satu ruangan untuk satu orang anggota Dewan, adalah Tangerang, Jawa Barat.

Jika Pati juga bisa mengikuti seperti di Tangerang, tentu lebih tepat sehingga dari bincang-bincang tersebut, sepertinya menjadi keputusan maka sudah semestinya jika anggota yang tidak terlibat dalam pembangunan tersebut tentu tidak tahu. ”Jika hal terebut memang benar, kami benar-benar sangat menyayangkan,”tandas salah seorang warga yang minta namanya disebut Udi.